Pembangunan, Solusi Indonesia Kontrol Radikalisme dan Terorisme
Salah satu faktor yang membuat kelompok teroris berhasil merekrut anggotanya adalah kemiskinan, pengangguran dan krisis ekonomi serta sosial. Dalam hal ini kelompok teroris tak segan-segan menawarkan uang dan gaji bulanan kepada mereka yang bersedia bergabung. Yayasan amal juga menjadi sarana kelompok teroris untuk memperluas aktivitasnya dan merekrut para pemuda.
Oleh karena itu, sekitar dua dekade terakhir, negara-negara yang dilanda kekerasan dan radikalisme berusaha mencegah penyalahgunaan kemiskinan oleh kelompok teroris dan radikal memajukan ambisinya dengan menerapkan kebijakan pembangunan dan memulihkan kondisi ekonomi mereka. Indonesia juga tidak ketinggalan dalam hal ini. Jakarta menerapkan berbagai kebijakan dalam koridor pembangunan nasional untuk memberantas kemiskinan, menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan rakyat khususnya di kawasan terpencil, desa dan daerah perbatasan.
Doktrin ekonomi Presiden Indonesia, Joko Widodo bertumpu pada keadilan dan berusaha menciptakan pembangunan yang seimbang di negara Muslim terbesar di dunia ini. Di sisi lain, kebijakan pemerintah sebelumnya fokus pada pembangunan di pulau Jawa dan Sumatera. Adapun Joko Widodo berbeda dengan pemimpin Indonesia sebelumnya, ia ingin pembangunan merata di seluruh wilayah negara ini khususnya di wilayah tertinggal seperti Papua.
Dengan kata lain, kebijakan pemerintah Jokowi (Joko Widodo) fokus pada pembangunan infrastruktur ekonomi dan perdagangan di seluruh pulau negara ini. Presiden Jokowi dalam hal ini cukup sukses dalam menciptakan perdagangan merata dan penyatuan harga barang. Ia berhasil membangungkan harapan warga di kawasan terpencil. Keberhasilan Presiden Jokowi di bidang pembangunan mendorong kelompok separatis di sejumlah wilayah negara ini turut bergabung dengan proses pembangunan di wilayahnya.
Kebijakan pemerintahan Presiden Jokowi mereformasi sistem kartu subsidi di negara ini selain mencakup keluarga miskin, juga para pelajar. Pemerintah Jakarta mengeluarkan kartu khusus bagi pelajar yakni Kartu Indonesia Pintar (KIP). Melalui kartu pintar ini, pelajar dari keluarga tak mampu akan dapat melanjutkan pendidikannya dan biayanya ditanggung pemerintah. Program ini dengan sendirinya dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan rakyat.
Farid Esmaeilian, pengamat ekonomi di Tehran mengatakan, "Indonesia selama beberapa dekade lalu, khususnya sejak tahun 1998, senantiasa menghadapi kendala reformasi struktur subsidi di perekonomiannya, di antaranya dihentikannya pembayaran subsidi tunai kepada keluarga tak mampu, perhatian kepada desa dan kota secara terpisah, alokasi pendapatan dari penghematan untuk sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan perubahan perspektif jangka pendek ke arah jangka panjang."
Melalui program ini, pemerintah Indonesia berusaha menghentikan tenaga kerja anak-anak dan mendorong mereka menempuh pendidikan. Menurut ketua bidang perempuan dan buruh anak di Kementerian Ketenagakerjaan RI, "Berdasarkan data yang ada, sejak tahun 2008 pemerintah Indonesia melalui program pembangunan dan penurunan tingkat kemiskinan berhasil menyelamatkan sekitar 80.163 anak dari mata rantai buruh."
17 Agustus, hari kemerdekaan Indonesia dan pemerintah Jakarta menetapkan setiap tanggal 17 di setiap bulan sebagai Hari Kirim Buku Gratis Nasional ke seluruh Indonesia. Duta Baca Perpustakaan Nasional Najwa Shihab mengatakan pemerintah Indonesia telah mencanangkan Hari Kirim Buku Gratis Nasional ke seluruh Indonesia setiap tanggal 17 dalam bulan.
Najwa menjelaskan peringatan Hari Kirim Buku Gratis ke seluruh Indonesia itu sudah ditetapkan sejak Mei lalu oleh Presiden Joko Widodo. Penetapan hari kirim buku tersebut lanjut Najwa disampaikan saat kelompok Literasi diundang ke Istana untuk membicarakan masalah kurangnya minat membaca masyarakat di Indonesia. Oleh karena itu, lanjutnya, mulai sekarang siapapun bisa menyumbang atau mengirimkan buku dalam jumlah yang banyak ke seluruh pelosok Indonesia.
Syaratnya, lanjutnya, sangat mudah yakni tinggal pada tanggal 17 setiap bulan pengirim tinggal datang ke kantor pos dan melakukan pengiriman ke alamat yang dituju. Lebih lanjut ia mengatakan pencanangan Hari kirim buku gratis ke seluruh Indonesia itu merupakan salah satu cara agar minat baca masyarakat Indonesia semakin meningkat. Sebab dari hasil surveinya masalah kurangnya minat baca itu akibat pasokan buku ke sejumlah daerah di Indonesia sangat kurang, khususnya buku-buku bagus.
Strategi lain yang saat ini diterapkan pemerintah Indonesia di bidang ekonomi adalah tol laut. Tol Laut merupakan konsep pengangkutan logistik kelautan yang dicetuskan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Program ini bertujuan untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan besar yang ada di nusantara. Dengan adanya hubungan antara pelabuhan-pelabuhan laut ini, maka dapat diciptakan kelancaran distribusi barang hingga ke pelosok.
Selama harga barang antara wilayah Barat dan Timur Indonesia bagaikan langit dan bumi, karena perbedaannya yang cukup signifikan. Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berupaya mengatasi hal ini melalui program tol laut yang menyediakan jaringan angkutan laut yang secara tetap dan teratur melayani angkutan barang ke daerah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan.
Adanya kapal yang melayari secara rutin dan terjadwal dari Barat sampai ke Timur dan sebaliknya diharapkan dapat menjamin ketersediaan barang dan mengurangi disparitas harga bagi masyarakat karena biaya logistik yang cukup tinggi.
Tol laut dimulai sejak 2015, dengan menjalankan enam trayek atau rute. Di 2016 juga ada 6 trayek tol laut yang digunakan dengan penambahan pada pelabuhan singgah menjadi 31 pelabuhan. Dan di 2017, pemerintah menyiapkan 13 trayek dan menjangkau 41 pelabuhan singgah guna menambah perluasan lokasi-lokasi lain dalam tol laut.
PT Pelni diberi penugasan melalui Perpres untuk melayani enam trayek, sedangkan tujuh trayek lainnya kini dilayani oleh perusahaan angkutan laut swasta, melalui mekanisme pelelangan umum.
Upaya lain pemerintah Indonesia adalah investasi di industri halal. Indonesia adalah salah satu negara dengan Jumlah penduduk terbanyak di dunia. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik jumlah penduduk Indonesia mencapai 254,9 juta Jiwa (2015) yang mana 85% di antaranya beragama Islam sehingga menjadikan Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbanyak pertama di dunia. Dengan jumlah populasi Muslim yang sangat besar tersebut menjadikan Indonesia mempunyai potensi pasar Industri Halal yang besar pula.
Perkembangan Industri Halal akhir-akhir ini begitu pesat. Hal ini di dorong oleh munculnya kesadaran Muslim untuk menerapkan ajaran serta konsep Islam dalam kehidupan mereka sehari-hari. Halal yang dulunya hanya sekedar hal yang diperbolehkan dalam Islam kini sudah menjadi kebutuhan dan gaya hidup (lifestyle) bagi komunitas Muslim dunia.
Industri Halal sendiri mempunyai 10 sektor dengan kontribusi yang paling besar yaitu financial, food, wisata dan perjalanan, fashion, kosmetik, farmasi, media dan rekreasional, kebugaran, pendidikan dan seni budaya.
Untuk sektor finansial sendiri beberapa tahun terakhir perkembangan nya di Indonesia sudah cukup baik. Hal ini di buktikan dengan semakin banyaknya Industri Perbankan dan Keuangan Syariah yang hadir di tengah-tengah masyarakat, seperti Perbankan Syariah, Asuransi Syariah, Pasar Modal Syariah, Reksadana Syariah, Obligasi Syariah, Pegadaian Syariah, Baitul Mal wat Tamwil (BMT). Sistem ekonomi syariah yang transparan, jujur, adil dan stabil menambah daya tarik masyarakat untuk beralih ke sistem syariah yang halal, bahkan untuk yang bukan beragama Islam sekalipun.
Indonesia juga mempunyai banyak hal yang menjadi keunggulan dalam pengembangan Industri Halal lifestyle. Misalnya dari segi pariwisata atau Halal Tourism, Indonesia mempunyai keindahan alam yang tidak di miliki oleh negara–negara lain. Ada banyak tempat di Indonesia yang bisa dijadikan tujuan pariwisata halal berkelas dunia. Baik pariwisata danau, pantai, dan pegunungan, Indonesia mempunyai banyak pilihan, sebut saja Danau Toba di Sumatera Utara. Pantai-pantai di Bali dan Pantai Kepulauan Raja Ampat yang sangat menawan. Kemudian untuk wisata pegunungan ada Gunung Bromo dan Gunung Rinjani. Kita juga mempunyai Pulau Komodo yang menjadi 7 keajaiban dunia dan Candi Borobudur yang sangat ikonik.
Sektor lain yang terus digenjot pemerintah untuk meningkatkan perekonomian negara ini adalah sektor pariwisata. Pemerintah Indonesia terus gencar mengembangkan sektor pariwisata. Salah satunya terus membenahi infrastruktur. Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengungkapkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar sektor pariwisata bisa terus meningkat, yakni infrastruktur, information communication and technology (ICT) serta kebersihan.
Menurut Arief, pemerintah sedang giat untuk membangun akses yang memudahkan masyarakat datang ke destinasi wisata. Salah satunya membangun jalan dan bandara. "Tapi bicara infrastruktur kita butuh waktu, namun kalau sampah (kebersihan) bisa kita mulai dari sekarang," tuturnya. Arief menambahkan, Kementerian Pariwisata sedang membangun 10 destinasi wisata baru. "Ini fokus kita, selain Bali yang memang jadi destinasi utama," katanya.
Sasaran yang hendak dicapai dari pembangunan pariwisata ini meliputi pertumbuhan kontribusi terhadap Pendapatan Domestik Bruto dari 4,2% pada 2014 menjadi 8% pada 2019; jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia meningkat dari 9 juta orang pada 2014 menjadi 20 juta orang pada 2019; dan pemasukan devisa dari sektor ini naik dari Rp 120 triliun pada 2014 menjadi Rp 240 triliun pada 2019. Sasaran lainnya, terjadi peningkatan usaha lokal dalam industri pariwisata dan bertambahnya jumlah tenaga kerja lokal yang bersertifikasi.