Des 18, 2021 10:49 Asia/Jakarta
  • Lintasan Sejarah 17 Desember 2021

Hari ini Sabtu, 18 Desember 2021 bertepatan dengan 13 Jumadil Awal 1443 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 27 Azar 1400 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.

Fatimah Az-Zahra Syahid (Sebuah Riwayat)

 

1432 tahun yang lalu, tanggal 13 Jumadil Awal 11  HQ, berdasarkan sebagian riwayat Islam, pada hari ini, Fatimah az-Zahra as, putrid Rasulullah Saw gugur syahid.

 

Fatimah az-Zahra dalam usianya yang pendek, telah melalui kehidupan yang penuh penderitaan, namun penuh dengan teladan dan pelajaran berharga bagi umat manusia. Pada usia kanak-kanak, ibu beliau, Khadijah meninggal dunia. Sejak itu pula, Fatimah az-Zahra mendampingi ayahnya dalam mendakwahkan Islam.

 

Fatimah az-Zahra merasakan dan menyaksikan berbagai gangguan dan permusuhan yang dilancarkan kaum kafir terhadap umat muslimin. Di bawah asuhan ayah beliau, Fatimah az-Zahra mencapai keilmuan dan ketakwaan yang sangat tinggi.

 

Di antara kalimat teladan yang pernah diucapkan Fatimah az-Zahra as adalah sebagai berikut, "Ada tiga hal yang ku cintai di dunia, iaitu membaca Al Quran, memandang wajah Rasulullah, dan bersedekah di jalan Allah."

 

Jepang Serang Hong Kong

 

80 tahun yang lalu, tanggal 18 Desember 1941, tentara Jepang mendarat di Hong Kong dan terjadi pembantaian di mana-mana.

 

Setelah satu minggu serangan udara di Hong Kong berlalu, koloni Inggris melalui Gubernur Inggris di Hong Kong, Sir Mark Young, menindaklanjuti kunjungan utusan Jepang pada 17 Agustus 1941. Pesan yang disampaikan utusan Jepang sangatlah sederhana. Yakni, pasukan Inggris di Hong Kong harus menyerah kepada Jepang, sebab jika melakukan perlawanan akan sia-sia. Utusan Jepang tersebut dipaksa kembali karena komandan dan gubernur Inggris di Hong Kong menolak negosiasi penyerahan Hong Kong kepada Jepang.

 

Gelombang pasukan pertama tentara Jepang mendarat di Hong Kong dan langsung menembakkan artileri. Menurut kesaksian relawan perang Jepang, para pasukan Jepang menangkap tentara Inggris dan langsung membunuh mereka. Para tentara medis Inggris yang tidak memberikan perlawanan bahkan tetap dibunuh.

 

Setelah itu, Jepang dengan cepat menguasai waduk sentral yang digunakan tentara Inggris dan warga Hong Kong untuk persediaan air minum. Para tentara Inggris akhirnya menyerahkan kekuasaan Hong Kong kepada Jepang pada Hari Natal.

 

Hari Persatuan Hauzah dan Universitas

 

42 tahun yang lalu, tanggal 27 Azar 1358 HS, diperingati di Iran sebagai Hari Persatuan Hauzah dan Universitas.

 

Pada hari ini mengingatkan rakyat Iran akan syahadah seorang pejuang dan alim rabbani Ayatollah Doktor Mohammad Mofatteh. Beliau adalah pelopor pemikiran bersatunya hauzah dan universitas di Iran.

 

Syahid Mofatteh berusaha keras untuk menyebarkan pemikiran Imam Khomeini ra dan Islam lewat pelbagai macam penelitian. Guna memperingati upaya besar Syahid Mofatteh dan pengorbanannya demi menciptakan persatuan hauzah dan universitas serta pentingnya hubungan, kerjasama dan saling memahami antara dua kelompok pemikir di Iran; kalangan hauzah dan akademik, tanggal 27 Azar menjadi Hari Persatuan Hauzah dan Universitas yang sekaligus menjadi hari syahadah Ayatollah Mofatteh.

 

Persatuan hauzah dan universitas sebagai dua basis penting pemikiran dan budaya di tengah masyarakat merupakan satu hal yang harus dipertahankan, terlebih lagi dalam menghadapi serangan budaya Barat. Persatuan dan kerjasama dua lembaga ini tentu saja tidak ditafsirkan sebagai bersatu dalam bentuk fisik dan bentuk, tapi pendekatan dan penyatuan prinsip-prinsip pengetahuan, nilai-nilai budaya dan masalah politik dan ekonomi.