Jul 04, 2016 13:29 Asia/Jakarta

Hari ini, Senin tanggal 4 Juli 2016 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 28 Ramadan 1437 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 14 Tir 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.

Abu Mash’ar Balkhi Wafat

 

1165 tahun yang lalu, tanggal 28 Ramadhan tahun 272 Hijriah, Abu Mash'ar Balkhi, ahli astronomi dan ahli ilmu hadis asal Iran, meninggal dunia .

 

Abu Mash'ar pada awal abad ke-3 Hijriah pergi ke Bagdad untuk mempelajari ilmu astronomi dan di sana ia mempelajari berbagai sumber ilmu dalam bahasa Yunani, Suryani, India, dan Arab.

 

Dalam pandangan Abu Mash'ar, segala fenomena di alam ini, termasuk astronomi, bersumber dari Tuhan. Di antara karya-karya  Abu Mash'ar berjudul "al-Madkhal al-Kabir" dan "al-Mawalid as-Shagirah".

 

Hari kemerdekaan AS

 

240 tahun yang lalu, tanggal 4 Juli 1776, para wakil dari 13 negara bagian pertama AS menandatangi proklamasi kemerdekaan negeri mereka di kota Philadelphia.

 

Selama ribuan tahun, benua Amerika merupakan tempat tinggal etnis kulit merah. Namun semenjak abad ke 15, para petualang Eropa menemukan benua itu, dan mereka pun berusaha menguasai tiap bagian dari benua tersebut.

 

Perlahan, para imigran Eropa di Amerka semakin bertambah. Mereka pun turut membawa jutaan budak dari Afrika ke sana, untuk dipekerjakan di perkebunan dan pabrik-pabrik Amerika. Para imigran dibantu pasukan militer Inggris berhasil mengusir tentara Perancis. Pasca kemenangan ini, para imigran pun berbalik arah, dan kini menyerang tentara Inggris.

 

Sejak tahun 1775 meletuslah perang di antara kedua belah pihak. Meski kemerdekaan AS telah diproklamasikan, namun perang masih terus berlanjut. Hingga akhirnya pada tahun 1778 Inggris mengalami kekalahan, dan secara de facto mengakui kemerdekaan AS.

 

Pasca dimulainya pembantaian etnis Indian Amerika pada tahun 1814, dan meletusnya perang saudara yang berlangsug dari tahun 1861 sampai 1865, perlahan posisi AS pun mulai stabil. Di akhir abad ke 19, AS punmulai melangkah melebarkan hegemoninya hingga ke Amerika Tengah dan Selatan. Pada masa Perang Dunia I dan ll, AS bergabung dengan pasukan sekutu. Setelah Perang Dunia ll usai, AS pun mulai melancarkan kembali politik imperialismenya, mencampuri urusan internal negara lain, dan melakuka invasi ke sejumlah negara.

 

Negara AS terletak di Amerika Utara, di antara samudra Pasifik dan Atlantik. Negeri ini memiliki luas 9 juta 300 ribu km persegi. Berbatasan dengan Kanada di sebelah utaranya, dan Meksiko di sebelah selatannya.

 

Ayatullah Mohammad Taqi Najafi Isfahani Wafat

 

102 tahun yang lalu, tanggal 14 Tir 1293 Hs, Ayatullah Mohammad Taqi Najafi Isfahani meninggal dunia di Isfahan dan dikebumikan di komplek Imam Zadeh Ahmad bin Ali bin Imam Muhammad Baqir as.

 

Sheikh Mohammad Taqi bin Sheikh Mohammad Tehrani Razi yang lebih dikenal dengan panggilan Agha Najafi lahir di kota Isfahan sekitar tahun 1225 Hs. Beliau mempelajari ilmu-ilmu agama di kota kelahirannya dan setelah itu mengikuti kuliah guru-guru besar di sana hingga mencapai gelar mujahid.

 

Sheikh Mohammad Taqi Razi termasuk ulama besar Syiah di awal-awal abad ke-14 Hq. Beliau menguasai ilmu-ilmu aqli dan naqli ditambah kekuatan hapalannya yang luar biasa.

 

Dalam peristiwa pengharaman tembakau, beliau termasuk pelopor perjuangan dan memiliki pengaruh spritual yang luar biasa di kawasan. Sementara di masa marjaiyatnya, beliau begitu serius membantu masyarakat dan melawan kezaliman yang dilakukan terhadap mereka.

 

Agha Najafi meninggalkan lebih dari 100 karya tulis seperti Adab al-shalah, Adab al-Arifin, al-Ijtihad wa al-Taqlid, Asrar al-Ayat, Asrar al-Ahkam, Asrar al-Ziarat, Asrar al-Syariah, Ushul ad-din dan lain-lain.

 

Diplomat dan Wartawan Iran Disandera

 

34 tahun yang lalu, tanggal 14 Tir 1361, tiga orang warga Iran yang terdiri dari diplomat dan wartawan disandera oleh kelompok militan Phalangist di Beirut, Lebanon.

 

Pada masa itu, rezim Zionis dengan dukungan kelompok militan Kristen Lebanon, yaitu Phalagist, menduduki Lebanon. Zionis dan kelompok Phalangist melakukan berbagai aksi teror di Lebanon, termasuk di antaranya pembantaian massal warga Palestina yang tinggal di kamp pengungsian Sabra-Shatila pada bulan September 1982.

 

Penyenderaan terhadap diplomat dan wartawan Iran juga merupakan salah satu di antara aksi teror tersebut mengingat Republik Islam Iran di bawah pimpinan Imam Khomeini merupakan negara yang paling aktif dalam menentang penindasan yang dilakukan Rezim Zionis terhadap bangsa Palestina. Hingga saat ini, ketiga warga Iran tersebut masih belum jelas nasibnya dan PBB sama sekali tidak melakukan langkah nyata apapun dalam penyelesaian kasus ini.