Lintasan Sejarah 18 Desember 2016
Hari ini, Ahad tanggal 18 Desember 2016 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 18 Rabiul Awal 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 28 Azar 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.
Pembangunan Masjid Nabawi Dimulai
1438 tahun yang lalu, tanggal 18 Rabiul Awal tahun pertama Hijriah, pembangunan Masjid Nabawi di Madinah dimulai.
Pembangunan masjid terpenting kedua kaum muslimin, setelah Masjidil Haram itu, dimulai segera setelah Rasulullah tiba di kota Madinah. Rasulullah sendiri juga terjun langsung bersama para sahabat beliau untuk melakukan pembangunan masjid tersebut. Dinding masjid terbuat dari batu-bata dan atapnya terbuat dari kayu. Di samping masjid dibangun pula ruangan-ruangan untuk tempat tinggal Rasul dan sebagian sahabat beliau.
Rasulullah menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat beribadah, melainkan juga untuk menyelenggarakan urusan pengadilan, musyawarah, pendidikan militer, dan penyelesaian masalah kaum muslimin. Oleh karena itu, masjid ini memiliki posisi yang sangat penting di tengah kaum Muslimin.
Allamah Haydar Quli Sardar Kabuli Lahir
145 tahun yang lalu, tanggal 18 Rabiul Awal 1293 HQ, Allamah Haydar Quli Sardar terlahir ke dunia di kota Kabul.
Allamah Haydar Quli anak Mohammad Khan Sardar Kabuli merupakan kebanggaan ulama Syiah. Allamah Haydar Quli sempat belajar kepada guru-guru besar seperti Mirza Husein Nuri dan Sayid Shafiyuddin Hasan bin Hadi Kazhimi. Sementara dari para ulama besar seperti Sayid Hasan Sadr, Haj Sheikh Abbas Qommi, Sayid Yahya Khorasani, Sheikh Agha Bozourg Tehrani dan yang lain-lain, ia mendapat ijazah ijtihad dan meriwayatkan hadis.
Sardar Kabuli tidak hanya belajar ilmu-ilmu agama, tapi juga mempelajari bahasa-bahasa asing seperti Arab, Inggris, Ibrani dan Urdu. Haydar Quli pada 1320 Hq pergi ke Kermanshah, Iran untuk berdakwah, mengajar dan menulis. Buku terjemahan Injil Barnabas dan al-Arba’un Haditsan fi Fadhail Amirul Mukminin merupakan sebagian dari karyanya.
Sardar Kabuli meninggal dunia pada 1372 Hq di usia 79 tahun. Setelah diarak di kota Kermanshah, jenazah beliau dibawa ke Najaf al-Asyraf lalu dikebumikan di sana.
Mesir Resmi Dijajah Inggris
102 tahun yang lalu, tanggal 18 Desember 1914, Inggris secara resmi menjadikan Mesir sebagai wilayah jajahannya untuk mengamankan kedudukannya dalam Perang Dunia Pertama.
Saat itu, Mesir adalah bagian dari kekuasaan Ottoman yang bersekutu dengan Jerman dan Austria yang merupakan musuh Inggris. Namun pada tahun 1922, seiring dengan meningkatnya gerakan nasionalisme rakyat Mesir, Inggris secara sepihak mengumumkan kemerdekaan Mesir. Meskipun demikian, pengaruh Inggris masih terus mendominasi kehidupan politik Mesir dan Inggris membantu reformasi keuangan, administrasi, dan pemerintahan di Mesir.
Pada Perang Dunia II, pasukan Inggris menjadikan Mesir sebagai basis tentara Sekutu. Meskipun selepas perang pasukan Inggris telah angkat kaki dari Terusan Suez, namun perasaan anti-Inggris berkecamuk di tengah masyarakat nasionalis Mesir. Nasionalisme Mesir dan sikap anti Inggris semakin memuncak setelah didirikannya negara Israel yang didukung penuh oleh Inggris.
Pada tahun 1952, Jenderal Muhammad Najib menggulingkan Raja Faruk dan pada tahun 1953, mengubah sistem kerajaan menjadi republik. Tahun 1954, Jenderal Najib digulingkan oleh Kolonel Gamal Abdul Nasser yang kemudian menasionalisasi Terusan Suez. Akibatnya, meletuslah perang antara Mesir melawan Inggris yang bersekutu dengan Perancis dan Israel.
Kota Dezful Dibombardir Irak
34 tahun yang lalu, tanggal 28 Azar 1361 HS, dalam era perang Iran-Irak, tentara Irak menembakkan roket-roket darat ke sebuah kota di barat daya Iran, yaitu kota Dezful.
Dalam serangan ini, 60 warga sipil gugur syahid dan 287 orang lainnya luka-luka. Meskipun sebelumnya tentara Irak juga telah memborbadir beberapa kota di Iran dengan menggunakan pesawat tempur dan menewaskan banyak warga sipil, namun serangan ke kota Dezful adalah serangan besar Irak yang pertama kali dilakukan terhadap kawasan pemukiman.
Sejak saat itu, Irak semakin meningkatkan serangannya, di antaranya dengan menggunakan senjata kimia, ke kawasan pemukiman rakyat sipil Iran dan menewaskan atau melukai ribuan rakyat sipil negeri ini.
Sadegh Ganji Gugur Syahid
26 tahun yang lalu, tanggal 28 Azar 1369 HS, Sadigh Ganji, Kepala Lembaga Kebudayaan Iran di Pakistan, gugur syahid akibat aksi teroris yang terkait dengan kekuatan asing anti Republik Islam Iran.
Ganji selama empat tahun berada di Pakistan dengan mengemban tugas penyebarluasan agama Islam dan mempererat hubungan antara rakyat Iran dan Pakistan. Ganji dibunuh di kota Lahore menjelang kepulangannya ke Iran.