Lintasan Sejarah 21 Desember 2016
Hari ini, Rabu tanggal 21 Desember 2016 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 21 Rabiul Awal 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 1 Dey 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.
Montaser, Raja Terakhir Dinasti Samaniah Tewas
1043 tahun yang lalu, tanggal 21 Rabiul Awal 395 HQ, Montaser, raja terakhir dinasti Samaniah tewas.
Di akhir periode kekuasaan Dinasti Samaniah terjadi kerusuhan dan kekacuan. Berita memburuknya kondisi pemerintahan memaksa Ilak Khan Turk, komandan Soltan Mohammad Gaznawi ke Bukhara dan ia menahan raja Samaniah dan para pangeran. Ilak Khan Turk kemudian mengakhiri periode Dinasti Samaniah.
Pangeran terakhir Dinasti Samaniah, Abu Ibrahim yang dikenal dengan nama Montaser beberapa kali terlibat perang dengan Ilak Khan, tapi akhirnya ia kalan dan tewas di tangan seorang kepala kabilah Arab di kota Marv. Dengan tewasnya Montaser, berakhir pula silsilah Dinasti Samaniah pasca berkuasanya tujuh raja dan kekuasaan selama 110 tahun dan menjadi awal dari terbentuknya silsilah Dinasti Zayyarian.
Kota Jerevan, Armenia, Jatuh ke Tangan Tentara Rusia
195 tahun yang lalu, tanggal 21 Rabiul Awal 1243 HQ, kota Jerevan di kawasan Armenia jatuh ke tangan tentara Rusia.
Kejadian itu menyusul perang yang berlangsung antara tentara Iran melawan tentara Rusia dalam rangka memperebutkan kota tersebut. beberapa waktu kemudian, Raja Iran Fath Alisyah Qajar secara resmi menyerahkan kekuasaan kota Jerevan kepada Rusia.
Menyusul kekalahan tersebut, dibuatlah perjanjian Turkmanchai oleh kedua negara yang menyebabkan terlepasnya sejumlah besar kawasan kekuasaan Iran lain yang terletak di Azerbaijan utara dan Kaukasus, kepada Rusia.
Bank Sentral Iran Resmi Beroperasi
56 tahun yang lalu, tanggal 1 Dey 1339 HS, Bank Sentral Iran resmi beroperasi.
Bank Melli Iran hingga tahun 1339 HS memiliki hak monopoli mencetak uang kertas berdasarkan undang-undang perbankan dan moneter Iran. Selain beroperasi sebagai bank yang berhak melakukan perdagangan, Bank Melli Iran juga memainkan peran Bank Sentral Iran (Bank-e Markazi).
Akhirnya, sesuai dengan undang-undang yang diratifikasi tanggal 7 Khordad 1339, operasional Bank Melli dibagi menjadi dua. Bagian yang terkait dengan perlindungan nilai uang, kredit dan mencetak uang kertas dan logam diserahkan kepada Bank-e Markazi. Sementara bagian perdagangan, pengelolaan simpanan dan lain-lain tetap berada pada Bank Melli.
Undang-undang ini secara resmi dilaksanakan di Iran pada tanggal 1 Dey 1339 HS.
PLO Didirikan
52 tahun yang lalu, tanggal 21 Desember 1964, Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) didirikan.
Ketika didirikan, PLO terdiri dari delapan kelompok gerilyawan dan sejumlah lembaga pendidikan, sosial, kedokteran, budaya, dan keuangan. Setahun kemudian, divisi militer PLO yang diberi nama Kelompok Fatah memulai aktivitas mereka.
Pada tahun 1974, PLO diterima sebagai anggota pengamat dalam PBB dan hingga tahun 1982, organisasi ini berhasil menjalin hubungan resmi dengan lebih dari 100 negara. Namun kemudian, sejalan dengan semakin kerasnya aksi represi rezim Zionis terhadap aktivis PLO, organisasi ini mengubah taktik perjuangannya dengan diplomasi.
Hal ini terlihat dengan kesediaan pemimpin PLO, Yaser Arafat, untuk menandatangani perjanjian Oslo pada bulan September tahun 1993 yang isinya memberikan pengakuan secara resmi atas keberadaan negara Israel, dengan kompensasi pemberian status otonomi kepada Palestina oleh Zionis. Namun, Zionis ternyata tidak memperdulikan isi perjanjian tersebut dan hingga kini terus melakukan pembunuhan dan teror terhadap warga Palestina.
Pembentukan Kantor Berita Radio dan Televisi Iran
45 tahun yang lalu, tanggal 1 Dey 1350 HS, Vahed Markazi Khabar atau Lembaga Pusat Pemberitaan menjadi Kantor Berita Radio dan Televisi Nasional Iran dalam kerangka Unit Informasi dan Pemberitaan memulai kerjanya.
Kewajiban Lembaga Pusat Pemberitaan adalah mencari berita, menyiapkan foto dan video berita dari kantor-kantor berita asing dan menerima berita dari para wartawan dalam negeri baik di Tehran maupun di daerah-daerah lalu mempublikasikannya lewat radio, televisi dan media cetak. Unit terdiri dari sejumlah bidang seperti berita dalam negeri, berita daerah, berita luar negeri dan lain-lain.
Berita yang didapat dari dalam negeri dan seluruh negara lain setelah diterjemahkan, disusun dan ditinjau kembali lalu dikirimkan kepada pengguna baik dalam maupun luar negeri.
Kantor Berita Radio dan Televisi Iran dikemudian hari berganti nama Vahed Markazi Khabar atau Lembaga Pusat Pemberitaan. Kini namanya berubah menjadi Kantor Berita Seda va Sima atau Audio dan Visual. Pasca kemenangan Revolusi Islam Iran, lembaga ini menjadi kantor berita penting di Timur Tengah, bahkan untuk benua Asia. Saat ini, Kantor Berita Seda va Sima memiliki kantor di pelbagai negara dunia
Pembiayaan kantor berita ini ditanggung negara, tapi dalam menjalankan risalahnya, tetap berusaha mengedepankan prinsip independensi.