Des 25, 2016 07:29 Asia/Jakarta

Hari ini, Ahad tanggal 25 Desember 2016 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 25 Rabiul Awal 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 5 Dey 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.

Kelahiran Nabi Isa as

Tanggal 25 Desember, Nabi Isa Al-Masih as, terlahir ke dunia di kota Baitul Maqdis.

 

Atas kehendak Allah, Nabi Isa terlahir dari seorang perawan suci, yaitu Sayidah Maryam sa. Sejak bayi, Nabi Isa telah dikarunia Allah kemampuan untuk berbicara dan menyampaikan risalah kenabiannya kepada umat manusia di zaman itu.

 

Mukjizat yang dimiliki oleh Nabi Isa as, secara jelas tercantum dalam al-Quran surat Ali Imran ayat 45, yang artinya, "Ingatlah ketika para malaikat berkata; Hai Maryam, Allah menyampaikan berita gembira kepadamu tentang seorang putera yang akan menyampaikan perkataan-Nya, bernama Isa Al-Masih putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan akhirat dan tergolong orang-orang yang dekat kepada Tuhannya."

Nabi Isa as selama masa kehidupannya di tengah Bani Israil, selalu menyeru kepada keimanan dan kebajikan. Nabi Isa juga dianugerahi Allah mukjizat berupa kemampuan menyembuhkan orang buta dan menghidupkan orang mati. Namun demikian, hanya sedikit dari kaum Bani Israil yang beriman kepada ajaran Nabi Isa. Beliau bahkan kemudian dikejar-kejar untuk dibunuh. Untuk menyelamatkan nabi-Nya, Allah mengangkat Isa as ke langit.

 

Ali bin Husein Bagdadi Meninggal

 

1002 tahun yang lalu, tanggal 25 Rabiul Awal 436 HQ, Ali bin Husein yang terkenal dengan nama Sayid Murtadha, seorang ulama besar muslim, meninggal dunia.

 

Sayid Murtadha juga dijuluki sebagai Alamul Huda, karena ketinggian ilmunya. Beliau lahir tahun 355 Hijriah di Bagdad dan sejak muda mulai menuntut berbagai ilmu dari berbagai ulama besar, di antaranya Syeikh Mufid dan Khatib Bagdadi. Sayid Murtadha kemudian  diangkat sebagai hakim dan mengemban tugas ini selama 30 tahun.

 

Beliau juga mendirikan  sebuah perpustakaan besar yang dimanfaatkan oleh para pelajar di kota Bagdad. Selain itu, Sayid Murtadha juga menulis berbagai kitab, yang menurut sejarawan mencapai 66 jilid. Di antara karya beliau berjudul Tanziihul Anbiyaa dan Taqriibul Ushul. Beliau juga meninggalkan sebuah kumpulan syair yang terdiri dari 20.000 bait.

 

Imam Khomeini ra Umumkan Hari Berkabung di Mashad
 

38 tahun yang lalu, tanggal 5 Dey 1357 HS, Imam Khomeini ra mengumumkan hari berkabung nasional di Mashad.

 

Pengumuman itu disampaikan menyusul syahadah sejumlah warga mashad pada 2 Dey akibat konflik yang terjadi antara warga dengan aparat milter di sekitar rumah Ayatullah Sayid Abdullah Shirazi.

Menyusul peristiwa itu sekitar 250 ribu warga turun ke jalan-jalan di kota ini melakukan pawai akbar memperingati syuhada 2 Dey sekaligus aksi protes atas kejahatan rezim Pahlevi.

 

Tiga Pemimpin Palestina Syahid

37 tahun yang lalu, tanggal 25 Desember 1979, tiga orang pejabat tinggi Palestina tewas akibat teror yang dilakukan agen intelijen Israel, Mossad.

 

Ketiga pejabat Palestina tersebut adalah Ali Hasan Salamah, penanggung jawab keamanan PLO yang dibunuh dengan bom mobil di Beirut, Lebanon; Samira Tuqan, anggota bagian politik PLO di Siprus; dan Ali Naser Yasin, wakil PLO di Kuwait.

 

Ketiga pembunuhan yang terjadi pada hari yang sama di tiga negara berbeda itu dilakukan agen Zionis dengan tujuan untuk melemahkan perjuangan bangsa Palestina dalam merebut kemerdekaan tanah air mereka.

 

Zionis secara paksa sejak tahun 1948 telah merebut tanah air bangsa Palestina dan mendirikan sebuah negara illegal bernama Israel.

 

Gempa Dahsyat Guncang Bam

13 tahun yang lalu, tanggal 5 Dey 1382 HS, sebuah gempa bumi besar berkekuatan 6,8 skala richter telah menguncang kota Bam di Iran Selatan dan kawasan sekitarnya.

 

Gempa bumi dahsyat ini memusnahkan setengah kota Bam serta menelan 41 ribu korban. Demikian juga puluhan ribu rakyat kota ini cidera dan kehilangan tempat tinggal. Pasca bencana alam tersebut, masyarakat dan pemerintah Iran segera menyalurkan bantuan kepada korban.

 

Dimensi gempa Bam ini sedemikian besar sehingga sebagian organisasi internasional dan negara-negara dunia turut menyalurkan bantuan kepada korban gempa bumi Bam. Selain menelan puluhan ribu korban, gempa ini juga mengakibatkan kerugian ekonomi yang sangat besar. Ditambah lagi dengan rusaknya sebagian komplek benteng kuno Arg-e Bam.