Lintasan sejarah 11 Maret 2017
Hari ini, Sabtu tanggal 11 Maret 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 12 Jumadil Tsani 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 21 Isfand 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Pertama Kalinya Umat Islam Memakai Uang Logam
1364 tahun yang lalu, tanggal 12 Jumadil Tsani 74 HQ, untuk pertama kalinya umat Islam memakai uang logam berbahasa Arab yang dibuat di Damaskus.
Hingga masa pemerintahan Abdul Malik bin Marwan, Khalifah dari Bani Umayah, uang logam yang dipakai oleh umat Islam adalah uang logam Romawi atau Iran.
Jurji Zaydan dalam buku History of Islamic Civilization menyebut Abdul Malik bin Marwan mengubah uang logam Rowami ke Arab, namun ketika Raja Romawi mengetahui rencana itu, ia mengancam akan menuliskan hinaan kepada Nabi Muhammad Saw dalam uang logam yang mereka cetak. Abdul Malik ketakutan dengan ancaman itu dan mencari solusi dari para tokoh Islam waktu itu. Seorang dari mereka mengusulkan agar meminta pendapat dari Imam Muhammad al-Baqir as.
Sekalipun Abdul Malik keberatan, ia terpaksa mengundang Imam Baqir as dari Madinah ke Damaskus. Setelah sampai di Damaskus, Abdul Malik menyampaikan masalah yang dihadapinya.
Imam Baqir as dengan segera berkata, “Kumpulkan para ahli lalu membuat cetakan dan melebur perak dan emas lalu dituangkan dalam cetakan tersebut di mana kedua bagiannya ditulis kalimat Tauhid dan nama Muhammad Rasulullah, sementara di sekelilingnya ditulis tanggal dan nama kota pembuatan. Berat uang dirham 10 mitsqal dan uang dinar 7 mitsqal.”
Abdul Malik melaksanakan apa yang disampaikan Imam Baqir as dan setelah itu memerintahkan untuk menggunakan uang logam Islam ini di seluruh negara Islam.
Malta Ditaklukkan Pasukan Muslim
1113 tahun yang lalu, tanggal 11 Maret tahun 904, Malta jatuh ke tangan pasukan Arab muslim.
Kepulauan Malta yang terdiri dari dua pulau ini, yaitu pulau Malta dan Gozo, terletak di tengah laut Mediterania.
Letaknya yang strategis, di antara Eropa dan Afrika, membuatnya menjadi rebutan negara-negara kuat, di antaranya bangsa Phoenix, Romawi, Byzantium, Arab, Normandia, Perancis, dan Inggris. Malta meraih kemerdekaannya dari Inggris tahun 1964.
Bangsa Arab merebut Malta dari kekuasaan Byzantium. Dominasi Arab di negara ini memberikan banyak pengaruh besar. Di antaranya, penerapan teknik irigasi baru di ladang pertanian dan penanaman tanaman baru, seperti buah sitrus dan kapas.
Selain itu, bangsa Arab juga memperkenalkan sistem perlindungan tanah dari erosi dengan cara mendirikan dinding-dinding kecil. Pengaruh bangsa Arab juga terlihat dalam bahasa warga Malta yang banyak mengandung kata-kata dan dialek Arab.
Abdul Hasan meninggal dunia
795 tahun yang lalu, tanggal 12 Jumadil Tsani 643 HQ, Abul-Hasan Ali bin Abdus-Shamad, seorang fakih, ahli bahasa, dan mufassir anad ke-7, meninggal dunia.
Abdul Hasan dilahirkan di Sakha, sebuah wilyah di Mesir. Karena itulah, ia pun terkenal dengan sebutan Sakhawi.
Abul-Hasan berhijrah ke Syam untuk memperdalam ilmu pengetahuannya dan tinggal di Damaskus. Masa hidupnya yang aktif, menghasilkan banyak karya di bidang tajwid, Ushuluddin dan Hadis. Beberapa buku seperti Jawahir dan Safarus-Sa'adah merupakan beberapa contoh karya beliau.
Imam Khomeini Larang Rakyat Ikut Partai Rastakhiz
38 tahun yang lalu, tanggal 21 Isfand 1353 HS, Imam Khomeini ra mengeluarkan pesan yang melarang rakyat mengikuti partai Rastakhiz.
Shah Iran akhirnya membentuk partai Shahanshahi Rastakhiz pada 11 Isfand 1353 HS (2 Maret 1975), dan mengajak rakyat agar menjadi anggota partai yang dibentuknya. Rezim Shah bahkan mengancam mereka yang tidak ingin menjadi anggota partai ini agar keluar dari Iran.
Imam Khomeini ra yang saat itu berada di Najaf, Irak mengeluarkan pesan pada 21 Isfand 1353 HS (12 Maret 1975) yang isinya mengharamkan rakyat Iran untuk menjadi anggota partai Rastakhiz dan menyebut mereka yang menjadi anggota ini sebagai upaya untuk menghancurkan umat Islam.
Dalam pesannya, Imam Khomeini ra menulis, "Dengan mencermati bahwa partai Rastakhiz menolak Islam dan maslahat umat Islam di Iran, maka mengikuti partai ini haram agi seluruh bangsa dan sama dengan membantu untuk menghancurkan muslimin. Menolak partai ini merupakan contoh paling jelas nahi anil mungkar."