Lintasan Sejarah 21 Juli 2017
Hari ini, Jumat tanggal 21 Juli 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 26 Syawal 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 30 Tir 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Ayatullah Musawi Wafat
145 tahun yang lalu, tanggal 26 Syawal 1293 HQ, Ayatullah Sayid Abdul Muhammad Musawi, seorang mujtahid dan marji taklid kaum Muslimin Iran, meninggal dunia.
Ayatullah Musawi sejak usia tujuh tahun telah menghafal al-Quran dan memulai penddikan agamanya.
Pada usia 24 tahun, Sayid Abdul Muhammad Musawi telah mencapai derajat mujtahid dan mulai mengabdikan diri di bidang pengajaran ilmu-ilmu agama. Selain mengajar, mendirikan hauzah-hauzah ilmiah, dan aktif di bidang sosial, Ayatullah Sayid Abdul Muhammad Musawi juga menulis berbagai buku, di antaranya berjudul, "Syarh Istidlali Bar Urwatul Wutsqa".
John Boyd DunlopTemukan Ban Karet Bertekanan Udara
129 tahun yang lalu, tanggal 21 Juli 1888, John Boyd Dunlop berhasil mendesain dan mengembangkan ban yang berisi angin pertama untuk sepeda roda tiga putranya.
Sebagian besar literatur menyebutkan, ban karet bertekanan udara pertama buatan John Boyd Dunlop dirancang dengan mengisi ban karet dengan udara seperti umum digunakan kendaran bermotor saat ini. Modifikasi ban dalam dijahit di dalam ban luar dan terpaku pada pinggirnya.
John juga melakukan perbaikan ban sepeda roda tiga yang padat karet dan membungkus tabung dengan dipompa dengan udara. Ban tersebut kemudian dipasang di roda belakang sepeda dengan dipasang rekaman linen untuk memberikan tapak ban.
Temuan brilian John ini dianggap sebagai terobosan kemajuan pengembangan ban karet pada abad 18. John baru mematenkan penemuannya pada 7 Desember 1888 di Britania Raya Inggris. Meski telah mematenkan, temuan John dianggap tidak valid setelah diketahui rancangan ban pertama diciptakan oleh Robert William Thomson. R.W. Thomson menemukan dan mematenkan ban berisi angin tahun 1845. Meski begitu, dengan penemuan ban modern, John lebih diakui daripada temuan R.W. Thomson.
Ban Dunlop pertama kali mengiklankan desain bannya pada tahun 1889 di The Irish Cyclist. Dua tahun kemudian, John Boyd Dunlop mendirikan pabrik pertama Dunlop Tyres di Dublin, Irlandia. Satu tahun kemudian John memproduksi ban secara massal di Belfast.
Tahun 1891 dibangunlah Fort Dunlop Factory di Birmingham, Inggris yang kini menjadi kantor pusat Dunlop. Pertumbuhan Dunlop dari perintis ke korporasi multinasional sukses dengan cepat.
Perjanjian Perancis-Vietnam Ditandatangani
72 tahun yang lalu, tanggal 21 Juli 1945, perjanjian penghentian perang antara Perancis dan Vietnam ditandatangani di akhir konferensi Jenewa yang juga dihadiri oleh wakil-wakil dari AS, Inggris, Cina, dan Soviet.
Perjanjian ini menyusul kalahnya Perancis di Vietnam berkat perlawanan gigih tentara Vietnam dalam pertempuran Dien Bien Phu. Namun, atas tekanan AS, dalam perjanjian itu juga disepakati tentang pembagian wilayah Vietnam hingga tahun 1956 dan perintah agar seluruh tentara asing angkat kaki dari Vietnam.
Berlawanan dengan isi perjanjian itu, AS malah mengirimkan pasukannya ke Vietnam dan mendukung pendirian negara Vietnam Selatan. Akibatnya, pecah perang antara tentara Vietnam Utara melawan tentara Vietnam Selatan yang didukung AS. Perang ini berakhir pada tahun 1975 dengan kekalahan Vietnam Utara dan AS. Selanjutnya, Vietnam kembali bersatu dalam Republik Sosialis Vietnam.
Demonstrasi Rakyat Iran Memprotes PM Iran
61 tahun yang lalu, tanggal 30 Tir 1331 HS, rakyat Iran mengadakan demonstrasi besar-besaran memprotes PM baru Iran, Qiwam al-Salthanah.
Menyusul pengunduran diri Perdana Menteri Mosaddegh atas tekanan rezim Shah, posisinya digantikan oleh Qiwam al-Salthanah yang merupakan perpanjangan tangan Shah Pahlevi dan kekuatan asing.
PM baru ini segera mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang bertentangan dengan Islam. Salah seorang ulama besar Iran, Ayatullah Kashani, mengeluarkan pernyataan protes terhadap PM baru Iran itu dan rakyat Iran menyambutnya dengan demonstrasi besar-besaran di berbagai kota.
Meskipun awalnya rezim Shah menghadapi demonstrasi ini dengan kekerasan, namun akhirnya, mereka menyerah dan Mosaddegh kembali diangkat sebagai perdana menteri. Namun 13 bulan kemudian, Mosaddegh digulingkan oleh kudeta yang didalangi AS.