Nov 22, 2017 09:40 Asia/Jakarta

Hari ini, Rabu tanggal 22 November 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 3 Rabiul Awal 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 1 Azar 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Pasukan Yazid Serang Mekah dan Nistakan Masjidul Haram

1375 tahun yang lalu, tanggal 3 Rabiul Awal 64 HQ, pasukan Yazid menyerang Mekah dan menistakan Masjidul Haram.

Yazid bin Muawiyah memerintah selama tiga tahunan. Pada tahun pertama kekuasaannya, ia memerintah pasukannya membunuh cucu Rasulullah Saw, Imam Husein as di Karbala dan melakukan kejahatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Islam.

Pada tahun kedua, ia melakukan kejahatan kedua di Madinah dan pasukannya melakukan pembantaian di sana, sehingga kota suci Madinah penuh dengan mayat umat Islam.

Di akhir kekuasaannya, Yazid bin Muawiyah dengan niat hendak menumpas gerakan Abdullah bin Zubair, ia mengirim pasukannya pada 3 Rabiul Awal 64 Hً di bawah komando Hashin bin Numair ke kota Mekah. Dalam serangan ini, mereka mengepung Masjidul Haram dan menyerang Ka'bah dengan katapel raksasa. Serangan ini terus berlanjut, sehingga Hashin dikabari bahwa Yazid telah meninggal dunia.

Resolusi DK-PBB Nomor 242 Disahkan

50 tahun yang lalu, tanggal 22 November 1967, Dewan Keamanan PBB mengesahkan sebuah resolusi nomor 242 mengenai Palestina pendudukan.

Resolusi tersebut menuntut rezim Zionis Israel untuk segera menarik mundur pasukannya dari seluruh wilayah yang didudukinya dalam perang Arab-Israel juni 1967, menghentikan segala bentuk operasi militer, mengakui kedaulatan negara-negara di kawasan, menjamin keselamatan kapal-kapal yang melintas di perairan internasional di kawasan seperti Teluk Aqaba dan Terusan Suez, serta mencari penyelesaian masalah pengungsi palestina secara adil.

Meski demikian, sampai saat ini, Israel yang mendapatkan dukungan total negara-negara Barat, khususnya Amerika, hanya bersedia mematuhi sebagian isi resolusi Dewan Keamanan nomor 242 yang menguntungkannya.

Imam Khomeini ra Kirim Pesan dari Paris Jelang bulan Muharam

39 tahun yang lalu, tanggal 1 Azar 1357 HS, Imam Khomeini ra mengirim pesan bersejarah dari Paris menjelang bulan Muharam, bulan syahadah dan bulan kemenangan darat melawan pedang.

Imam Khomeini ra dalam pesannya menyeru seluruh rakyat Iran bangkit dengan seluruh kekuatan yang dimilinya demi melanjutkan penentangan terhadap Shah dan menumbangkannya. Imam menyebut bulan Muharam telah mengajarkan kepada seluruh generasi manusia sepanjang sejarah bagaimana menang menghadapi ujung tombak.

Isi pesan beliau meminta para ulama dan orator agar memanfaatkan benar-benar pedang ilahi bulan Muharam guna memotong sisa pohon kezaliman dan pengkhianatan.

Dalam pesannya Imam Khomeini ra secara transparan mencantumkan tujuan suci Revolusi Islam. Kepada seluruh rakyat Iran Imam berkata, "Semua harus bangkit untuk mencerabut silsilah kezaliman Pahlevi dan menciptakan Republik Islam yang berdasarkan hukum-hukum Islam yang mulia dan kemenangan milik rakyat."

Imam Khomeini ra tidak lupa mengingatkan, "Dengan tibanya bulan Muharam, bulan kebangkitan, keberanian dan pengorbanan telah dimulai. Bulan Muharam adalah bulan kemenangan darah melawan pedang. Para penceramah dan orator punya kewajiban ilahi yang lebih berat untuk mengungkap kejahatan-kejahatan rezim. Suara revolusi besar Iran telah berbunyi di negara-negara Islam dan di negara-negara lain dan memunculkan kebanggaan."