Okt 21, 2018 13:53 Asia/Jakarta

Anda masih ingat bukan? Beberapa waktu lalu, Muhammad bersama teman-temannya mengikuti tour wisata ke provinsi Khozestan. Selain memiliki pesona alam yang indah, provinsi di barat daya Iran ini juga memainkan andil penting dalam perekonomian Iran. Sebagian besar sumber-sumber minyak Iran terletak di provinsi tersebut dan diekspor melalui sejumlah pelabuhan di sana.

Ibukota provinsi Khozestan terletak di Ahvaz. Kota ini dibelah sungai besar bernama Karun yang bermuara di Teluk Persia. Kebetulan saat ini hari sudah mulai petang. Sementara Muhammad dan teman-temannya baru saja tiba di kota tersebut.

Sebelum kita simak lebih jauh, ada baiknya bila kita pelajari dulu beberapa kosakata penting berikut ini:

Chera?

Kenapa?

Inja

Di sana

Aseman

Langit

Qermez

Merah

Shab

Malam

Shab-ha

Malam-malam

Ahvaz

Ahvaz

Gahi

Terkadang

Rang

Warna

Be khatere

Disebabkan, karena

Shele

Kobaran

Chah

Sumur

Chah-ha

Sumur-sumur

Naft

Minyak

Rahnama

Pemandu

Tour

Tour

U goft

Dia berkata

Ostan

Provinsi

Khozestan

Khozestan

Bes-yari

Banyak

An darad

(Dia) punya

Qadimi

Kuno

Qadimitarin

Tertua

An sade mikonad

(Dia) mengekspor

Pas

Kalau begitu

Bishtar

Sebagian besar

Noqat

Tempat, daerah

Wujud darad

Terdapat

Dar amad

Pendapatan

Asli

Utama

Dorost ast?

Apa betul?

Kala

Komoditas

Kalaha

Komoditas-komoditas

Digar

Lain

Cheh

Apa

Roud

Sungai

Bozorgh

Besar

Bozorghtarin

Terbesar

Haman

Itu

Karun

Karun

Inja

Di sini

Vasat

Di tengah

An migozarad

Mengalir

Man fekr nemikardam

Tidak saya kira

In qadr

Sedemikian

An bashad

Ada

Bazi

Sebagian

Keshti

Kapal

Keshti-ha

Kapal-kapal

Anha raft-o-amad mikonand

Mereka berlalu-lalang

Anha mitavanand raft-o-amad mikonand

Mereka bisa berlalu-lalang

Pol

Jembatan

Ziba

Indah

Man qadam mizanam

Saya berjalan-jalan

Man dust daram qadam bezanam

Saya ingin berjalan-jalan

Ruye an

Di atasnya

Peyadeh

Berjalan kaki

 

Muhammad

Kenapa langit di sini (terlihat) merah?

Said

Langit di Ahvaz pada malam hari terkadang memang merah. Warna merah itu dikarenakan kobaran api sumur-sumur minyak.

Muhammad

Iya. Pemandu wisata juga berkata provinsi Khozestan banyak memiliki sumur minyak.

Said

Sumur-sumur minyak yang tertua terletak di Khozestan.

Muhammad

Kalau begitu Iran banyak mengekspor minyaknya dari provinsi ini.

Said

Iya. Sebagian besar daerah di provinsi ini memiliki sumur minyak.

Muhammad

Apa betul pendapatan utama Iran berasal dari penjualan minyak?

Said

Iya. Tapi Iran juga mengekspor komoditas lainnya.

Muhammad

Besar sekali sungainya. Inikah sungai Karun itu?

Said

Iya. Ini sungai Karun. Sungai Karun mengalir di tengah kota Ahvaz.

Muhammad

Tidak saya kira sungai Karun sedemikian besarnya.

Said

Sungai Karun sungai terbesar di Iran. Sebagian kapal bisa berlalu-lalang di sungai ini.

Muhammad

Indah sekali jembatan itu. Aku ingin berjalan-jalan di atasnya.

 

Rekan setia, mari kita simak sekali lagi percakapan tadi. Namun kali ini tanpa terjemah.

[dialog]

Ahvaz memang identik dengan sungai Karun dan jembatan indah yang menghubungkan kedua sisi kota yang terbelah oleh sungai terbesar di Iran itu. Suasana di kota ini memang terasa berbeda dibanding kota-kotalainnya di Iran. Lantaran kaya akan sumber-sumber minyak dan gas, roda perekonomian di provinsi Khozestan pun begitu bergeliat. Sebagian warga di provinsi ini bekerja sebagai pegawai ataupun teknisi di perusahaan-perusahaan minyak yang ada di sana.

Bus wisata yang membawa Muhammad dan rombongannya tengah melewati jembatan Ahvaz. Saat melewati sungai Karun, Muhammad merasa heran dengan aliran sungai Karun yang mengalir begitu tenang dan sesekali melihat beberapa kapal berukuran sedang yang berlayar di sungai tersebut. Insyaallah suatu hari nanti, jika musim dingin atau awal musim semi tiba, Anda juga bisa berkunjung ke Khozestan.