Okt 23, 2018 16:02 Asia/Jakarta

Kita lanjutkan pelajaran ini dengan menyimak percakapan antara Muhammad dan Ramin yang berjalan-jalan di pasar Tehran. Di siang hari, ketika azan Zuhur berkumandang, keduanya pergi ke masjid di pasar Tehran untuk melaksanakan shalat.

Masjid ini termasuk masjid tua dan bersejarah di Tehran. Setelah shalat, Muhammad dan Ramin duduk di salah satu sudut masjid. Muhammad membuka sebuah al-Quran yang terletak di sebuah rak. Pinggiran kita suci itu dihiasi dengan lukisan yang indah berwarna-warni.

Muhammad membuka al-Quran itu lembar demi lembar. Dia terkesima menyaksikan keindahan lukisan yang menghiasi halaman-halaman kitab suci ini. Baginya, ini adalah pengalaman pertama melihat sebuah kitab yang dihiasi dengan seni lukis berwarna-warni yang indah. Seni ini dalam istilah bahasa Persia disebut dengan Tazhib.

Dari zaman dahulu, orang Iran sudah mengenal seni Tazhib. Sejak al-Quran ditulis dalam bentuk buku, bangsa Iran menghiasi kita ilahi yang mereka sucikan ini dengan seni lukisan Tazhib. Puncak dari seni ini dikenal luas di zaman kekuasaan Dinasti Safavi yang berkuasa di Iran antara abad 16-18 Masehi.

Kini kami mengajak Anda untuk mengenal beberapa kata berikut ini.

Qoran

قرآن Al-Quran

Cheqadr

چقدر Betapa

In ast

این است Ini

Hamintour

همینطور Demikianlah

Naqsh

نقش Lukisan/gambar

Naqqashi

نقاشی Pelukisan

Jaleb

جالب Menarik

Hashieh

حاشیه Pinggiran

Chist

چیست Apa

Honar

هنر Seni
Tazhib تهذیب

Seni lukisan (Tazhib)

Tazhib kari

تهذیب کاری Pelukisan Tazhib

Ma miguyim

ما می گوییم Kami mengatakan/menyebut

Tazyin

تزیین Hiasan

Safheh

صفحه Halaman

Safheh-ha

صفحه ها Halaman-halaman

Ketab

کتاب Kitab/buku

Faqat

فقط Hanya

Makhsus

مخصوص Khusus

Elmi

علمی Ilmiah

Tarikhi

تاریخی Historis/bersejarah

Mohem

مهم Penting

Anjam mishavad

انجام می شود Terlaksana

Az che zamani?

از جه زمانی؟ Sejak kapan?

Agaz shodeh ast

آغاز شده است Sudah dimulai

Hich kas

هیچ کس Tidak seorangpun

U midanad

او می داند Dia mengetahui

U nemidanad

او نمی داند Dia tidak mengetahui

Doreh Sasanian

دوره ساسانیان Era Sasanid

Yani

یعنی Yakni

Kami

کمی Sedikit

Qabl az

قبل از Sebelum

Eslam

اسلام Islam

Vojoud

وجود Ada

An vojoud dashteh ast

آن وجود داشته است Ada

Zarif

ظریف Unik

Rangga rang

رنگارنگ Warna-warni

Mozeh

موزه Museum

Mozeh-ha

موزه ها Museum-museum

Jahan

جهان Dunia

Vojoud darad

وجود دارد Ada

Keshvar

کشور Negara

Keshvarha

کشور ها Keshvarha

Digar

دیگر Lain

Hast

هست Ada

Behtarin

بهترین Sebaik-baik

 

Kini kita ikuti percakapan antara Muhammad dan Ramin tentang seni Tazhib.

Muhammad

Alangkah indahnya al-Quran ini!

Ramin

Iya. Memang demikian.

Muhammad

Apa nama lukisan-lukisan yang menarik di pinggiran al-Quran ini?

Ramin

Seni ini kami menyebutnya dengan nama Tazhib. Tazhib adalah seni menghiasi halaman-halaman buku.

Muhammad

Apakah seni Tazhib ini khusus untuk al-Quran?

Ramin

Tidak. Tazhib juga dilakukan di buku-buku ilmiah dan sejarah.

Muhammad

Sejak kapankah seni ini dimulai (ada)?

Ramin

Tidak seorangpun yang tahu. Tetapi sejak era Sasanid, yakni tak berapa lama sebelum masa Islam, seni Tazhib sudah ada dalam buku-buku.

Muhammad

Lukisan di halaman-halaman al-Quran ini unik dan warna-warni.

Ramin

Banyak buku asal Iran dengan hiasan seni Tazhib yang disimpan di museum-museum dunia.

Muhammad

Apakah seni Tazhib juga ada di negara-negara lain?

Ramin

Iya. Tetapi, Tazhib Iran adalah Tazhib yang terbiak di dunia.

 

Kini kami mengajak Anda untuk menyimak ulang percakapan Muhammad dan Ramin, tanpa terjemah.

[dialog]

Seperti yang dikatakan Ramin, seni Tazhib Iran adalah Tazhib yang paling baik di dunia. Sejak dahulu kala, penulisan buku-buku ilmiah, budaya termasuk al-Quran dan Diwan atau kumpulan syair selalu menggunakan seni Tazhib. Setiap halaman buku-buku dan kita itu dihiasi dengan lukisan yang indah berwarna-warni.

Dalam seni Tazhib, biasanya yang dilukis adalah gambar burung, bunga dan dedaunan. Warna yang digunakan untuk menghiasi lukisan itu juga terdiri dari berbagai warna seperti kuning, hijau, merah, oranye dan warna emas. Banyak naskah al-Quran dan buku-buku penting dihiasi dengan lukisan menggunakan cairan emas. Naskah-naskah yang berharga itulah yang dijadikan cinderamata dan dihadiahkan kepada para pembesar dan raja-raja.