Lintasan Sejarah 30 November 2018
-
30 November 2018
Hari ini, Jumat tanggal 30 November 2018 yang bertepatan dengan tanggal 22 Rabiul Awal 1440 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 9 Azar 1397 Hijriah Syamsiah.
Kabilah Bani Nadhir Diperangi kaum Muslimin
1436 tahun yang lalu, tanggal 22 Rabiul Awal tahun keempat Hijriah, kaum muslimin memerangi Bani Nadhir yang beragama Yahudi akibat aksi makar yang dilakukan kabilah tersebut untuk membunuh Rasulullah Saw.
Bani Nadhir adalah satu dari tiga kabilah Yahudi yang diam di sekitar kota Madinah. Ketika Rasulullah datang ke Madinah, ketiga kabilah itu menjalin traktat perjanjian dengan kaum muslimin, yang di antaranya berisikan kesediaan kabilah-kabilah Yahudi untuk tidak melakukan tindakan serangan terhadap kaum Muslimin.
Setelah Bani Nadhir terbukti melakukan upaya untuk membunuh Nabi, beliau memerintahkan Bani Nadhir agar meninggalkan kota Madinah. Akan tetapi, Bani Nadhir yang mendapatkan janji dukungan dari sejumlah orang munafik di Madinah, secara terang-terangan menolak perintah Rasulullah itu. Akibatnya, Rasulullah memerintahkan pasukan Muslimin untuk mengepung benteng pertahanan Bani Nadhir hingga mereka akhirnya terpaksa menyerah dan angkat kaki dari kawasan itu.
Parlemen Setujui Pembentukan Bank Melli Iran
112 tahun yang lalu, tanggal 9 Azar 1285 HS, parlemen setujui pembentukan Bank Melli Iran.
Setelah terjadi Revolusi Konstitusi di Iran muncul masalah terkait keinginan pemerintah Iran berutang kepada Rusia dan Inggris. Keinginan ini membangkitkan amarah rakyat yang berujung pada penolakan seluruh anggota parlemen. Berawal dari masalah ini diusulkan mengenai pembentukan sebuah bank nasional Iran dengan modal dari rakyat Iran sendiri.
Pada tanggal 5 Azar 1285 HS, anggota parlemen meminta pemerintah membentuk sebuah bank nasional guna dapat memberi pinjaman kepada pemerintah. Setelah melalui beberapa sidang membahas masalah ini, pada 9 Azar 1285 HS parlemen meratifikasi pembentukan Bank Melli dengan tujuan memberikan pinjaman kepada pemerintah agar tidak meminjam dari negara lain. Rafitikasi ini kemudian pada 20 Azar diumumkan secara terbuka dan memberi izin kepada Bank Melli melakukan transaksi di sektor pertanian, uang muka penyewaan rumah, jual beli di dalam dan luar negeri dan pemberian pinjaman.
Modal pertama Bank Melli sebesar 150 juta riyal dan untuk pertama kalinya rekening pemerintah yang waktu itu tercatat di Bank Shahanshahi yang berafiliasi dengan pemerintah Inggris dipindahkan ke Bank Melli. Pembentukan Bank Melli tentu saja mendapat penolakan keras dari pihak-pihak asing. Karena pembentukan Bank Melli berdampak pada perubahan signifikan dan cepat politik Iran. Bahkan perjanjian yang dikenal dengan Perjanjian 1907 mengenai pembagian Iran menjadi sebagian milik Rusia dan sebagian lainnya dikuasai Inggris ikut gagal.
Sekalipun ada upaya menjegal pembentukan Bank Melli baik dari pihak asing maupun dari Mohammad Ali Shah sendiri, tapi posisi parlemen Iran menjadi semakin kuat baik di dalam maupun di luar negeri.
Akhirnya, 22 tahun setelah itu tepatnya tanggal 17 Shahrivar 1307 HS (8 September 1928) secara resmi beroperasi.
Abdul Basith Meninggal Dunia
30 tahun yang lalu, tanggal 30 November 1988, Abdul Basith Muhammad Abdusshamad, seorang qari terkenal asal Mesir, meninggal dunia di Kairo.
Abdul Basith mulai menimba ilmu membaca dan menghafal al-Quran sejak masa kanak-kanak dan pada usia 12 tahun ia telah mendapat hadiah untuk penghafal dan pembaca Quran. Ia kemudian melakukan perjalanan ke berbagai negara dan menjuarai berbagai perlombaan tilawah al-Quran internasional.
Suara bacaan Quran Abdul Basith banyak direkam di kaset dan amat populer di kalangan para pemerhati Quran.