Des 02, 2018 17:53 Asia/Jakarta
  • Bahasa Persia
    Bahasa Persia

Dr Qarib adalah seorang dokter dan ilmuan Iran yang namanya dikenal didunia kedokteran. Mohammad Qarib lahir pada tahun 1909 di Tehran. Ketika kebanyakan orang mengirimkan anaknya ke sekolah tradisional, ayah Qarib mengirim anaknya ke sekolah modern. Setelah merampungkan pendidikan tingkat menengah, Mohammad Qarib pergi ke Perancis untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi dengan mengambil jurusan kedokteran.

Di sana, dia berhasil mengukir prestasi membanggakan yang membuatnya memperoleh gelar kehormatan dari pemerintah Perancis. Setelah merampungkan spesialisasi kedokteran anak, Qarib kembali ke Iran. Di negaranya ini, Dr Qarib merintis spesialisasi dokter anak dan membangun rumah sakit swasta untuk melayani pasien anak-anak. Sampai akhir hayatnya, dia dengan penuh kesabaran menangani para pasiennya.

Terlebih dahulu kami mengajak Anda untuk mengenal beberapa kosa kata berikut ini;

Seriyal Serial
Jaleb Menarik
Ruzegar-e Qarib Ruzegar-e Qarib
Ta konoun Sampai sekarang
Ma nadideh-am Saya tak pernah melihat
Mouzu Tema
Chist? Apa?
Zendegi Kehidupan
Duktur Dokter/doctor
Mohammad Qarib Mohammad Qarib
Pezeshk Dokter
Moaser Kontemporer
Irani Orang Iran
Tu gufti Kau katakan
Yani Yakni
Aknoun Sekarang
Digar Lagi
Zendeh Hidup
U nist Dia tidak
Sal Tahun
U fout kardeh ast Dia sudah wafat
Motakhasses Spesialis
Motakhassesan Para spesialis
Pezeshki Kedokteran
Koudakan Anak-anak
Kharej Luar (luar negeri)
U Tahsil kardeh ast Dia belajar
Tehran Tehran
Diplom Ijazah pendidikan menengah
U Gereft Dia mengambil
Tahsil Pendidikan
Reshteh Cabang
Faranseh Perancis
U Raft Dia pergi
Dubareh Kembali
U bazgasht Dia pulang
U amad Dia menetap
Albatteh Tentu
Motaahhed Berdedikasi
Daneshmand Ilmuan
Kar-haye bozorg Pekerjaan-pekerjaan besar
U anjam dad Dia melaksanakan
U payeh gozari kard Dia merintis
U dasht Dia punya
Bimarestan Rumah sakit
Khusousi Pribadi/swasta
U tadris mikard Dia mengajar
Daneshgah Perguruan tinggi
Shagerd Murid
Shagerdan Murid-murid
Anha hastand Mereka adalah

 

Kini kita ikuti percakapan antara Ramin dan Muhammad yang sedang duduk berdua di satu ruangan. Ramin sedang menonton serial Ruzegar-e Qarib yang sangat menarik. Serial ini diangkat dari kisah nyata kehidupan Dr Qarib, dari masa kanak-kanak hingga wafatnya. Kita ikuti percakapan dua sahabat ini.

Ramin

Serial ini sangat menarik. Apakah kau menyaksikan serial Ruzegar-e Qarib?

Muhammad

Tidak. Sampai saat ini aku tidak pernah melihatnya. Apa temanya?

Ramin

Kehidupan Dr Qarib. Dia adalah salah seorang dokter kontemporer Iran.

Muhammad

Kau katakan, dia seorang dokter kontemporer, berarti sekarang dia sudah tidak ada?

Ramin

Iya. Dia wafat tahun 1974. Qarib adalah dokter spesialis anak.

Muhammad

Dia belajar di luar negeri?

Ramin

Iya. Dia menyelesaikan pendidikan menengah di Tehran dan pergi ke Perancis untuk mengikuti pendidikan dokter.

Muhammad

Apakah dia kembali ke Iran, ataukah menetap di Perancis?

Ramin

Tentu. Dia kembali ke Iran. Dia adalah dokter yang berdedikasi dan ilmuan.

Muhammad

Pekerjaan besar apakah yang sudah dilakukannya?

Ramin

Dia adalah orang yang merintis kedokteran anak di Iran dan mempunyai rumah sakit pribadi.

Muhammad

Dr Qarib juga mengajar di perguruan tinggi?

Ramin

Iya. Sebagian besar dokter spesialis anak di Iran adalah murid Dr Qarib.

 

Kita kembali mengikuti percakapan Muhammad dan Ramin, tanpa menyertakan terjemahnya.

[dialog]

Muhammad dan Ramin menonton serial Dr Qarib bersama-sama. Episode kali ini menayangkan Dr Qarib yang sedang berada di rumah sakit yang ia bangun dengan uangnya sendiri. Rumah sakit itu memberikan layanan kesehatan cuma-cuma kepada fakir miskin. Dr Qarib adalah sosok dokter yang religius dan peduli kepada masyarakatnya.

Banyak dokter muda yang menimba ilmu dan pengalaman darinya. Dia punya kejeniusan yang istimewa dalam medis. Dengan hanya melihat tanda-tanda yang singkat dia bisa mendiagnosa penyakit dengan tepat. Di tingkat dunia, Dr Qarib adalah sosok ilmuan yang dikenal. Di akhir hayatnya, dia menderita kanker prostat dan dirawat di rumah sakitnya. Saat terbaring lemah di rumah sakit, dia masih menyempatkan diri melayani pasien. Dr Qarib wafat pada tahun 1974.