Lintasan Sejarah 9 Desember 2018
-
9 Desember 2018
Lintasan Sejarah hari ini, Ahad tanggal 9 Desember 2018 bertepatan dengan tanggal 1 Rabiul Tsani 1440 Hijriah Qamariah. Menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 18 Azar 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini di tahun-tahun yang lampau:
Wafatnya Mulla Ali bin Fathullah Nahawandi
856 tahun yang lalu, tanggal 1 Rabiul Tsani 584 HQ, Mulla Ali bin Fathullah Nahawandi meninggal dunia.
Mulla Ali bin Mulla Fathullah Nahawandi Najafi adalah seorang ulama besar Syiah abad 14 Hijriah. Beliau dikenal menguasai banyak disiplin ilmu mulai dari fiqih, ushul fiqih, rijal hingga sastra.
Mulla Ali bin Fathullah Nahawandi merupakan murid Syeikh Murtadha al-Anshari dan Mirza Abolqasem Kalantari.
Tasyrih al-Ushul al-Shagir dan Muqaddimah al-Wajib merupakan sebagian dari karya ilmiah beliau. Mulla Ali bin Fathullah Nahawandi meninggal dunia pada 1 Rabiul Tsani 584 Hq akibat penyakit yang dideritanya dan di makamkan di pekuburan umum Wadi al-Salam, Najaf Asyraf, Irak.
Gerakan Intifada Pertama Dimulai
31 tahun yang lalu, tanggal 9 Desember 1987, dimulailah gerakan kebangkitan rakyat Palestina untuk melawan rezim Zionis yang telah menjajah tanah air mereka.
Kebangkitan rakyat Palestina yang dinamakan Intifada ini terjadi menyusul semakin kerasnya aksi teror dan represi dari kaum Zionis terhadap bangsa Palestina dan berlanjutnya pendudukan rezim tersebut atas tanah milik mereka. Di samping itu, bangsa Palestina juga telah putus harapan atas bantuan dari pemerintahan Barat dan organisasi-organisasi Plaestina yang ada.
Gerakan Intifada pertama setelah beberapa tahun terhenti, kembali dilanjutkan pada bulan September tahun 2000, yang diberi nama "Intifada Masjid Al-Aqsa". Di antara keistimewaan gerakan ini adalah adanya dukungan luas dari rakyat, kepercayaan bahwa Islam satu-satunya jalan keselamatan, dan ketiadaan ketergantungan pada negara-negara lain. Oleh karena keistimewaan inilah, meskipun tidak berbekal senjata, namun gerakan ini tidak bisa dikalahkan oleh rezim penjajah Zionis.
Wafatnya Ayatullah Al-Udzma Golpaygani
25 tahun yang lalu, tanggal 18 Azar 1372 HS, Ayatullah al-Udzma Golpaygani meninggal dunia dalam usia 95 tahun dan dimakamkan di komplek suci Sayidah Maksumah di Qom.
Ayatullah al-Udzma Sayid Mohammad Reza Mousavi Golpaygani lahir di Golpaygani pada tahun 1277 Hs. Setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya di kota kelahirannya, Ayatullah Golpaygani pergi ke Arak dan pada usia 21 tahun beliau telah mengikuti kuliah Kharij Fiqh dan Ushul Ayatullah Hairi Yazdi. Ketika beliau pindah ke Qom, Ayatullah Golpaygani menjadi lingkar khusus Ayatullah Hairi Yazdi. Pasca pendirian Hauzah Ilmiah Qom dan meninggalnya Ayatullah Hairi Yazdi, Ayatullah Golpaygani mulai memberikan kuliah Kharij Fiqh dan Ushul.
Mengajar selama 17 tahun tidak sia-sia. Ayatullah Golpaygani berhasil mendidik puluhan mujtahid yang menjadi ulama besar di Hauzah Ilmiah Qom. Murid-murid beliau seperti Morteza Hairi Yazdi, Syahid Muthahhari, Syahid Mohammad Ali Qazi Thabathabai, Syahid Doktor Mohammad Mofatteh, Syahid Sayid Mohammad Hosseini Beheshti, Ali Mishkini, Naser Makarem Shirazi, Syahid Sayid Asadullah Madani, Jafar Subhani, Lotfollah Golpaygani, Hassan Hassanzadeh Amoli, Ahmad Jannati, Ali Panah Eshtehardi, Reza Ostadi, Ali Ahmadi Mianji, dan masih banyak lagi.
Ayatullah Golpaygani banyak meninggalkan karya ilmiah selama 32 menjadi marji Syiah. Buku Kitab al-Haj, Kitab al-Qadha, dan catatan pinggir terhadap buku al-Urwah al-Wutsqa termasuk karya beliau. Sementara di masa Revolusi Islam dan pasca periode itu beliau senantiasa menyatakan dukungannya terhadap revolusi dan pemimpinnya, Imam Khomeini ra.