Jun 17, 2019 05:44 Asia/Jakarta
  • Lintasan Sejarah 17 Juni 2019

Hari ini, Senin tanggal 17 Juni 2019 yang bertepatan dengan 13 Syawal 1440 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 27 Khordad 1398 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Ayatullah Muhammad Thaha Meninggal Dunia

117 tahun yang lalu, tanggal 13 Syawal 1323 HQ, Ayatullah Syaikh Muhammad Thaha seorang ulama besar muslim, meninggal dunia pada usia 83 tahun.

Ayatullah Muhammad Thaha dilahirkan di kota Najaf dari sebuah keluarga ulama terkemuka pada zaman itu. Beliau menuntut ilmu-ilmu agama dari ulama-ulama besar pada zaman itu, di antaranya Syaikh Murtadha Anshari.

Ayatullah Syaikh Muhammad Thaha meninggalkan banyak karya penulisan, di antaranya berjudul "Syarhi bar Ma'alimil Ushul".

 

Abdoel Moeis

 

Abdoel Moeis, Sastrawan Wafat

60 tahun yang lalu, tanggal 17 Juni 1959, Abdoel Moeis, sastrawan Indonesia wafat dan dikebumikan di Bandung, Jawa Barat.

Abdoel Moeis juga kondang sebagai seorang sastrawan. Salah Asuhan yang melegenda itu adalah salah satu karyanya. Selain itu, Moeis berperan di balik berdirinya Technische Hoge School di Bandung yang merupakan cikal bakal dari Institute Teknologi Bandung (ITB).

Ia juga menggeluti dunia pers dan aktif menulis di pelbagai media seperti surat kabar seperti Neratja, Kaoem Moeda, Oetoesan Hindia, De Expres  dan lain-lain. Pada tanggal 8 Februari 1922, Moeis ditangkap dan diasingkan ke Garut karena keterlibatannya dalam aksi mogok kaum buruh 11 Januari 1922.

 

Imam Khomeini

Imam Khomeini Bentuk Lembaga Jihad Pembangunan

40 tahun yang lalu, tanggal 27 Khordad 1358 HS, Imam Khomeini ra memerintahkan dibentuknya Lembaga Jihad Pembangunan.

Jahad Sazandegi (Jihad Pembangunan) dibentuk pada 27 Khordad 1358 HS atas perintah Imam Khomeini ra dan sejak awal kerjanya, lembaga ini mampu merekrut sumber daya manusia yang peduli, muda dan profesional di pelbagai bidang guna menghidupkan dan meremajakan desa-desa di bidang sosial, ekonomi dan budaya.

Ketika dibentuknya lembaga Jihad Pembangunan ini Imam Khomeini berkata, "Sekarang kita memasuki periode pembangunan. Kita menjulukan tangan kita kepada bangsa dan meminta mereka untuk berpartisipasi dalam gerakan ini."

Menyusul dikeluarkan perintah Imam Khomeini ra ini, muncul upaya memobilisasi pelbagai kalangan masyarakat untuk memberantas kemiskinan. Pelayanan yang diberikan oleh lembaga Jihad Pembangunan tidak hanya membangun dan menyejahterakan kawasan terpencil dan miskin selama delapan tahun perang, tapi juga berperan dalam mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan Iran.

Lembaga ini juga berperan besar dalam mengembangkan industri pedesaan, pertanian, peternakan, pembangunan bendungan, sumber-sumber alam dan puluhan layanan lainnya. Aktivitas lembaga ini juga tidak terbatas hanya di Iran, tapi juga merambah sejumlah negara di Afrika. Jihad Sazandegi pada tahun 1362 HS berubah menjadi sebuah kementerian dan setelah itu pada tahun 1379 HS digabungkan dengan kementerian pertanian lalu kemudian menjadi kementerian Jahad Keshavarzi (Jihad Pertanian).