Sep 05, 2020 11:07 Asia/Jakarta
  • Lintasan Sejarah 5 September 2020

Hari ini, Sabtu 5 September 2020 bertepatan dengan 16 Muharam 1441 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 15 Shahrivar 1399 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.

Penyusunan Kalender Islam di Masa Khalifah Umar bin Khattab

1426 tahun yang lalu, tanggal 16 Muharam 16 HQ, dilakukan penyusunan kalender Islam di masa Khalifah Umar bin Khattab.

Di masa kekhalifahan kedua, sebagian gubernur dan pemikir Madinah memandang penting penanggalan, khususnya bagi Muslimin dan menyampaikan masalah kepada Khalifah Umar bin Khattab. Umar yang baru berkuasa dua setengah tahun memutuskan untuk menyusun penanggalan khusus. Untuk itu, pada 16 Muharam 16 Hq, ia mengumpulkan para pemikir dari Muhajirin dan Anshar dan membicarakan mengenai penyusunan penanggalan Iran.

Imam Ali as ikut hadir dalam pertemuan itu dan mengusulkan penanggalan Islam dimulai dari hijrah Nabi Muhammad Saw dari Madinah ke Mekah. Karena peristiwa terbilang sangat penting dalam Islam. Selain pendapat Imam Ali as ini, sebagian yang hadir mengusulkan awal penanggalan Islam dimulai dari kelahiran Nabi Muhammad Saw, ada yang mengusulkan sejak pengutusan beliau menjadi nabi dan yang lain tanggal meninggalnya Rasulullah Saw. Begitu juga ada yang mengusulkan untuk memakai penanggalan Roma (Masehi), sementara yang lain ingin memakai penanggalan Persia kuno.

Mendengar beragam pendapat yang ada, Umar bin Khattab menilai usulan Imam Ali as sebagai yang terbaik dan itu yang diakui. Setelah itu, hijrah Rasulullah Saw dijadikan awal penanggalan Islam.

Setelah disepakati bahwa penanggalan Islam dimulai dari hijrah Rasulullah Saw, pembahasan selanjutnya menjawab pertanyaan bahwa awal tahun hijriah ini dimulai dengan bulan apa. Sekaitan dengan masalah ini juga banyak pendapat yang telah disampaikan. Ada yang menyebut Ramadhan, karena pentingnya bulan ini. Ada yang melihat Dzulhijjah sebagai awal dikarenakan pentingnya haji dan ada juga yang mengusulkan bulan Rajab. Karena bulan Rajab memiliki tempat khusus bagi Arab Jahiliah. Utsman bin Affan mengusulkan agar menjadikan bulan Muharam sebagai bulan pertama tahun Islam. Menurutnya, Muharam merupakan awal dari bulan-bulan haram.

Umar menerima usulan Utsman dan memerintahkan agar Muharam menjadi bulan pertama tahun hijriah.

 

Puluhan Rakyat Gugur Akibat Ledakan Bom di Jalan Khayyam

38 tahun yang lalu, tanggal 15 Shahrivar 1361 HS, puluhan rakyat gugur syahid akibat ledakan bom di jalan Khayyam.

Ketika Republik Islam Iran tengah menghadapi perang tidak sebanding dengan pasukan Baath Irak dan mengorbankan banyak anak bangsa, musuh-musuh dalam negeri tidak tinggal diam. Mereka siap melakukan segala bentuk kejahatan dengan segala cara. Orang-orang bodoh dan fanatik ini membunuh warga Iran dengan slogan kebebasan.

Salah satu kejadian paling keji yang dilakukan kaki tangan Amerika di Ira adalah ledakan bom di kota Tehran, tepatnya di jalan Khayyam. Akibat ledakan itu lebih dari ratusan orang tewas dan luka-luka. Pada pukul 20.19 tanggal 15 Shahrivar 1361 Hs, ketika jalan Khayyam dan sekitarnya penuh dengan warga yang tengah mengantri untuk menaiki bus. Tiba-tiba sebuah bom dari sebuah jembatan di jalan ini meledak dan puluhan orang terbakar dan tewas seketika, sementara puluhan lainnya terluka.

Ledakan ini sedemikian hebatnya sehingga memecahkan kaca-kaca kantor dan rumah-rumah yang berada di sekitar daerah itu hingga jarak ratusan meter. Sementara suara ledakan itu terdengar hingga ke seluruh Tehran. Dalam ledakan itu sebuah bus dua tingkat yang sedang berjalan dan penuh dengan penumpang terbakar dan seluruh penumpangnya syahid. Di tempat ledakan terlihat lobang sedalam 5,1 meter dengan lebar mencapai 25 meter persegi.

 

Salah Satu Masjid Terbesar di Dunia, Dibangun di Maroko

27 tahun yang lalu, tanggal 5 September 1993, salah satu masjid terbesar di dunia, dibangun di kota Casablanca, Maroko.

Bangunan masjid ini menggunakan teknik modern dan menaranya memiliki aliran seni Islam. Bagian utama masjid itu memuat 25 ribu orang dan bagian sekitarnya bisa menampung 75 ribu orang.

Dinding mesjid ini dihiasi dengan marmer indah yang berpola handasi. Di dalam kompleks masjid ini, dibangun pula sebuah perpustakaan dan sebuah hauzah ilmiah.