Nov 29, 2020 10:38 Asia/Jakarta
  • Lintasan Sejarah 29 November 2020

Hari ini, Minggu 29 November 2020 bertepatan dengan 13 Rabiul Tsani 1442 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 9 Azar 1399 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.

Ibnu Hisyam Wafat

1224 tahun yang lalu, tanggal 13 Rabiul Tsani 218 HQ, Abu Muhamad Abdul Malik bin Hisyam, lebih dikenal dengan nama Ibnu Hisyam, seorang sejarawan muslim terkenal meninggal dunia.

Ibnu Hisyam lahir di kota Bashrah, Irak selatan. Sebagian besar usianya dihabiskan untuk mempelajari kehidupan Rasulullah Saw.

Meskipun Ibnu Hisyam memiliki keahlian lain di bidang satra dan bahasa Arab,akan tetapi ia lebih dikenal sebagai seorang sejarawan. Buku paling terkenalnya berjudul "as-Sirah an-Nabawiah". Akan tetapi, kitab itu kemudian lebih dikenal dengan nama "Sirah Ibnu Hisyam". Kitab tersebut hingga kini tercatat sebagai salah satu literatur utama buku-buku sejarah Islam.

 

Parlemen Setujui Pembentukan Bank Melli Iran

113 tahun yang lalu, tanggal 9 Azar 1285 HS, parlemen setujui pembentukan Bank Melli Iran.

Setelah terjadi Revolusi Konstitusi di Iran muncul masalah terkait keinginan pemerintah Iran berutang kepada Rusia dan Inggris. Keinginan ini membangkitkan amarah rakyat yang berujung pada penolakan seluruh anggota parlemen. Berawal dari masalah ini diusulkan mengenai pembentukan sebuah bank nasional Iran dengan modal dari rakyat Iran sendiri.

Pada tanggal 5 Azar 1285 HS, anggota parlemen meminta pemerintah membentuk sebuah bank nasional guna dapat memberi pinjaman kepada pemerintah. Setelah melalui beberapa sidang membahas masalah ini, pada 9 Azar 1285 HS parlemen meratifikasi pembentukan Bank Melli dengan tujuan memberikan pinjaman kepada pemerintah agar tidak meminjam dari negara lain. Rafitikasi ini kemudian pada 20 Azar diumumkan secara terbuka dan memberi izin kepada Bank Melli melakukan transaksi di sektor pertanian, uang muka penyewaan rumah, jual beli di dalam dan luar negeri dan pemberian pinjaman.

Modal pertama Bank Melli sebesar 150 juta riyal dan untuk pertama kalinya rekening pemerintah yang waktu itu tercatat di Bank Shahanshahi yang berafiliasi dengan pemerintah Inggris dipindahkan ke Bank Melli. Pembentukan Bank Melli tentu saja mendapat penolakan keras dari pihak-pihak asing. Karena pembentukan Bank Melli berdampak pada perubahan signifikan dan cepat politik Iran. Bahkan perjanjian yang dikenal dengan Perjanjian 1907 mengenai pembagian Iran menjadi sebagian milik Rusia dan sebagian lainnya dikuasai Inggris ikut gagal.

Sekalipun ada upaya menjegal pembentukan Bank Melli baik dari pihak asing maupun dari Mohammad Ali Shah sendiri, tapi posisi parlemen Iran menjadi semakin kuat baik di dalam maupun di luar negeri.

Akhirnya, 22 tahun setelah itu tepatnya tanggal 17 Shahrivar 1307 HS (8 September 1928) secara resmi beroperasi.

 

Majelis Umum PBB Mengesahkan Pembagian Palestina

73 tahun yang lalu, tanggal 29 November 1947,  Majelis Umum PBB yang berada di bawah pengaruh negara-negara Barat, dengan suara mayoritas sederhana, menyetujui pembagian tanah Palestina untuk dua pemerintah, yaitu Palestina dan Zionis.

Berdasarkan keputusan ini pula, wilayah Baitul Maqdis dinyatakan sebagai zona internasional.

Resolusi yang secara resmi mengakui berdirinya pemerintah Zionis di tanah pendudukan Palestina ini menimbulkan kemarahan negara-negara Arab. Dengan alasan menolak rencana PBB itu, Inggris pada tahun 1948 menarik pasukannya dari Palestina. Namun, sesungguhnya aksi Inggris ini adalah untuk mempersiapkan pendirian pemerintahan Zionis.

Pasukan Zionis segera mengisi pos-pos militer yang semula diduduki Inggris dan mendeklarasikan berdirinya rezim Zionis di tanah Palestina. Segera setelah aksi Zionis ini, terjadilah perang Arab-Israel Pertama.