Lintasan Sejarah 14 Mei 2021
Hari ini, Jumat, 14 Mei 2021 bertepatan dengan 2 Syawal 1442 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 24 Ordibehest 1400 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.
Abu Bakar Niqasy Meninggal Dunia
838 tahun yang lalu, tanggal 2 Syawal 604 HQ, Abu Bakar Niqasy, mufassir dan ahli hadis asal Irak meninggal dunia.
Sejak usia muda, Abu Bakar Niqasy telah menimba ilmu dari sejumlah guru besar di masa itu. Niqasy juga melakukan perjalanan ke berbagai negeri Islam. Abu Bakar Niqasy dikenal sebagai ulama ahli tafsir dan hadis besar yang meninggalkan banyak karya.
Ibnu Nadim dalam kitab AlFihrits-nya menyebutkan banyak kitab yang ditulis oleh Abu Bakar Niqasy. Meski demikian, dari semua karya tersebut hanya kitab tafsir Syifaush-Shadr yang mewarnai kepustakaan umat Islam.
Ben Gurion Proklamasikan Berdirinya Israel
73 tahun yang lalu, tanggal 14 Mei tahun 1948, David Ben Gurion, salah seorang tokoh zionis internasional, secara resmi memproklamasikan berdirinya negara Zionis yang kawasannya meliputi setengah dari kawasan Palestina.
Proses pendirian negara ilegal ini dimulai sejak tahun 1917, setelah PD I berakhir, ketika Inggris menduduki Palestina. Pada masa itu, penduduk asli Palestina yang terdiri dari kaum muslim, Yahudi, dan Kristen hidup berdampingan dengan damai.
Lima tahun kemudian Liga Bangsa-Bangsa menyetujui didirikannya negara khusus untuk kaum Yahudi di atas tanah yang diduduki Inggris tersebut. Sejak saat itu, organisasi-organisasi Zionis melakukan pengiriman kaum Yahudi dari berbagai penjuru dunia ke Palestina. Organisasi-organisasi teror Zionis seperti Irgun dan Hagana, juga melakukan berbagai teror dan pembunuhan massal untuk menakut-nakuti bangsa Palestina agar pergi meninggalkan tanah air mereka.
Pada bulan November 1947, PBB mengeluarkan resolusi tentang pembentukan dua pemerintahan di Palestina, yaitu Arab dan Yahudi, dan Baitul Maqdis dijadikan zona internasional. Sementara itu, Inggris mengumumkan akan keluar dari Palestina pendudukan pada tanggal 15 Mei 1948, namun beberapa jam sebelumnya, Ben Gurion memproklamasikan berdirinya negara Israel di tanah bekas pendudukan Inggris itu.
Hujjatul Islam Kazem Modir Shanehchi Wafat
19 tahun yang lalu, tanggal 24 Ordibehesht 1381 HS, Hujjatul Islam Modir Shanehchi meninggal dunia pada di usia 75 tahun dan dikebumikan di komplek makam suci Imam Ridha as di Mashad.
Hujjatul Islam Sheikh Kazem Modir Shanehchi adalah seorang ulama besar di bidang hadis. Beliau lahir dari keluarga agamis tahun 1306 Hs di kota Mashad. Setelah menyelesaikan pendidikan SD hingga SMU, beliau kemudian mempelajari ilmu-ilmu agama. Tingkat dasar dan menengah ilmu-ilmu agama dilaluinya dengan cepat dan setelah itu beliau belajar fiqih dan ushul fiqih untuk menjadi mujtahid bersama Ayatullah Sheikh Hashem Qazvini, Sheikh Mojtaba Qazvini, Sayid Yunes Ardebili, Mirza ahmad Kafai dan Sayid Mohammad Hadi Milani.
Hujjatul Islam Modir Shanehchi juga menguasai ilmu-ilmu rasional dan sejak tahun 1337 Hs beliau memberikan kuliah di Universitas Ilahiyat Mashad. Selain mengajar sejarah Islam, sejarah agama, Ayatul Ahkam (ayat-ayat al-Quran yang berhubungan dengan hukum fiqih), periode fiqih dan banyak menulis makalah ilmiah. Beliau menerbitkan sejumlah daftar terkait kumpulan tulisan tangan. Untuk mendapatkan naskah-naskah manuskrip, beliau banyak melakukan perjalanan ke pelbagai negara seperti ke Rusia, Azerbaijan, Uzbekistan, Mesir, Turki, Suriah, Lebanon, Maroko dan Spanyol.
Hujjatul Islam Shanehchi tidak lupa mendidik murid di bidang ilmu-ilmu aqli dan naqli. Pada tahun 1380 Hs, beliau terpilih sebagai tokoh di bidang ilmu dan budaya di Iran.
Tarikh Hadits, Dirayah al-Hadits, Metode Penyimpulan Hukum dan Sunan Nabi dalam 9 jilid termasuk sebagian dari karya-karya beliau.