• Ketika Trump Mengumumkan Perang terhadap Media dan Jejaring Sosial

    Ketika Trump Mengumumkan Perang terhadap Media dan Jejaring Sosial

    Jun 10, 2020 22:51

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang biasanya dengan bantuan Twitter mengumumkan keputusan mengejutkan kepada dunia, kini mulai terlibat perseteruan dengan jejaring sosial ini. Di sini Trump memiliki follower sekitar delapan juta orang. Kini mari kita tengok bersama fakta perang ini.

  • AS Tekan Twitter untuk Hapus Akun Hizbullah dan Hamas

    AS Tekan Twitter untuk Hapus Akun Hizbullah dan Hamas

    Okt 24, 2019 17:59

    AS kembali melancarkan perang psikologis terhadap kelompok perlawanan di Lebanon dan Palestina, dan kali ini menekan Twitter untuk menghapus akun milik Hizbullah dan Hamas.

  • Moskow Nilai Palsu Dakwaan Pemimpin Facebook kepada Rusia dan Iran

    Moskow Nilai Palsu Dakwaan Pemimpin Facebook kepada Rusia dan Iran

    Okt 22, 2019 18:24

    Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia menilai tak berdasar dakwaan direktur Facebook terhadap Iran dan Rusia.

  • Facebook: Rusia tak Terbukti Intervensi Brexit

    Facebook: Rusia tak Terbukti Intervensi Brexit

    Jun 24, 2019 19:58

    Wakil Direktur Facebook urusan internasional dan komunikasi, Nick Clegg mengatakan, tidak ditemukan satu bukti pun yang menunjukkan keterlibatan Rusia dalam mempengaruhi preferensi masyarakat Inggris dalam referendum Brexit tahun 2016 lalu.

  • Lagi, Facebook dan Twitter Tutup Puluhan Akun Iran

    Lagi, Facebook dan Twitter Tutup Puluhan Akun Iran

    May 29, 2019 10:46

    Jejaring Facebook dan Twitter hari Selasa (28/5/2019) kembali menutup puluhan akun, halaman dan kelompok-kelompok yang terkait Iran.

  • Pemblokiran Belasan Ribu Konten Radikalisme-Terorisme

    Pemblokiran Belasan Ribu Konten Radikalisme-Terorisme

    Mar 20, 2019 18:26

    Isu radikalisme dan terorisme masih banyak ditemui di sejumlah media sosial hingga membuat resah warganet dalam sepekan ini. Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo) kemudian melakukan pemblokiran. Hasilnya, diperoleh lebih dari 11.000 konten yang memuat radikalisme dan terorisme dari tahun 2009-2019 telah diblokir Kominfo.