-
Pasca Kunjungan Duterte, Kapal Cina Tinggalkan Perairan Sengketa
Okt 30, 2016 08:47Juru bicara Pemerintah Filipina, Ernesto Abella mengatakan kapal-kapal patroli Cina telah meninggalkan wilayah sengketa Scarborough Shoal di Laut Cina Selatan.
-
Kerja Sama Strategis Jepang dan Filipina
Okt 28, 2016 10:58Presiden Filipina dan perdana menteri Jepang dalam pertemuan di Tokyo menandatangani sejumlah nota kerja sama militer dan ekonomi.
-
Respon Statemen Duterte, Rakyat Filipina Demo Tolak Militer AS
Okt 27, 2016 15:07Ribuan warga Filipina menggelar demonstrasi besar-besaran untuk memprotes kehadiran militer Amerika Serikat di negaranya.
-
Duterte: Filipina akan Beli Senjata dari Rusia dan Cina
Okt 05, 2016 09:49Seiring dengan berlanjutnya ketegangan antara Manila dan Washington, Presiden Filipina kembali mengeluarkan statemen pedas terhadap sejawatnya dari Amerika Serikat dan mengatakan "anda bisa pergi ke neraka".
-
Cina Ancam Jatuhkan Sanksi untuk Singapura
Okt 04, 2016 00:07Seorang penasihat pertahanan Cina mengatakan, Beijing harus menerapkan sanksi terhadap Singapura dan membuat negara kota itu untuk membayar harga karena secara serius merusak kepentingan Cina.
-
Duterte akan Akhiri Menuver Militer Gabungan Filipina-AS
Sep 29, 2016 11:36Presiden Filipina mengabarkan tekadnya untuk mengakhiri manuver militer gabungan dengan Amerika Serikat.
-
Manuver Duterte di Hadapan AS
Sep 29, 2016 10:37Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan bahwa ia akan mengakhiri latihan militer bersama antara Filipina dan Amerika Serikat.
-
Manuver Politik Duterte Dekati Cina dan Rusia
Sep 27, 2016 15:31Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyatakan Manila siap meningkatkan hubungan lebih dekat dengan Rusia dan Cina. Terlepas dari masalah ideologi, tutur Duterte, Filipina antusias untuk menjalin hubungan lebih erat dengan Cina dan Rusia, serta menjadikan Beijing dan Moskow sebagai sekutu utamanya.
-
Presiden Filipina Akui tak Paham Bahasa Diplomatik
Sep 24, 2016 14:11Setelah melontarkan sejumlah statemen dengan kata-kata tidak tepat kepada Presiden Amerika Serikat, Sekjen PBB dan Sekjen Uni Eropa, Presiden Filipina mengakui bahwa dirinya tidak mengerti bahasa diplomatik.
-
Presiden Filipina: Eropa-AS Lakukan Genosida di Timur Tengah
Sep 21, 2016 13:56Presiden Filipina menyebut resolusi Uni Eropa yang menyerang negaranya, sebagai langkah arogan.