Pasca Kunjungan Duterte, Kapal Cina Tinggalkan Perairan Sengketa
Juru bicara Pemerintah Filipina, Ernesto Abella mengatakan kapal-kapal patroli Cina telah meninggalkan wilayah sengketa Scarborough Shoal di Laut Cina Selatan.
Abella pada Sabtu (29/10/2016) seperti dikutip IRNA, menambahkan bahwa kapal-kapal Cina telah meninggalkan wilayah sengketa satu pekan setelah Presiden Rodrigo Duterte mencapai kesepakatan dengan para pejabat Beijing.
Kapal-kapal Cina termasuk kapal patroli, penjaga pantai dan angkatan laut telah melakukan aktivitasnya di daerah sengketa di Laut Cina Selatan sejak tahun 2012. Kehadiran mereka merupakan hambatan utama bagi para nelayan Filipina.
Nelayan Filipina sekarang dapat mengakses kembali daerah Scarborough tanpa hambatan untuk pertama kalinya dalam empat tahun.
Duterte sebelumnya mengisyaratkan bahwa kapal-kapal Filipina bisa segera melanjutkan memancing di kawasan tanpa hambatan. Ia telah melakukan kunjungan ke Beijing untuk memperbaiki hubungan yang rusak antara kedua negara. (RM)