Pars Today

Indonesian
  • Beranda
  • Radio
  • Albanian shqip
  • Armenian Հայերեն
  • Assyrian ܐܬܘܪ̈ܝܐ
  • Azeri Azəri
  • Bangla বাংলা
  • Chinese 中文
  • Dari دری
  • English English
  • French français
  • German Deutsch
  • Hausa Hausa
  • Hebrew עברית
  • Hindi हिन्दी
  • Indonesian Bahasa Indonesia
  • Italian Italiano
  • Japanese 日本語
  • Kazakh қазақ тілі
  • Kiswahili Kiswahili
  • Pashto پښتو
  • Persian فارسی
  • Russian Русский
  • Spanish Español
  • Tajik Тоҷик
  • Taleshi Tolışə
  • Turkish Türkçe
  • Turkmen Türkmen
  • Uzbek узбек
  • Dunia
  • Asia Barat
  • Iran
  • Agama
  • Parspedia
  • Disinformasi

polling

  • Gelombang Baru Penolakan Perang, Sinyal Ketidakpercayaan pada Trump

    Gelombang Baru Penolakan Perang, Sinyal Ketidakpercayaan pada Trump

    Feb 27, 2026 08:43

    Pars Today - Di tengah meningkatnya retorika agresif Donald Trump dan sejumlah pejabat pemerintahannya terhadap Iran, arus penolakan terhadap perang baru kembali menguat di Amerika Serikat. Lebih dari sekadar perbedaan pendapat biasa, fenomena ini mencerminkan krisis kepercayaan yang dalam terhadap kepemimpinan Trump dalam isu yang paling krusial: perang dan damai.

  • Publik AS Tolak Perang dengan Iran

    Publik AS Tolak Perang dengan Iran

    Feb 15, 2026 13:39

    ParsToday - Jajak pendapat terkemuka di Amerika Serikat menunjukkan mayoritas warga negara ini menentang setiap tindakan militer terhadap Iran.

  • Forbes: 56% Warga Amerika Tidak Menyetujui Trump

    Forbes: 56% Warga Amerika Tidak Menyetujui Trump

    Des 31, 2025 15:26

    Pars Today - Sebuah jajak pendapat baru menemukan bahwa 56% warga Amerika tidak puas dengan kinerja presiden negaranya pada tahun 2025.

  • Apakah 2026 akan Menjadi Tahun Jatuhnya Pemerintahan Starmer?

    Apakah 2026 akan Menjadi Tahun Jatuhnya Pemerintahan Starmer?

    Des 23, 2025 23:09

    Pars Today - Seiring meningkatnya perpecahan di dalam Partai Buruh yang berkuasa di Inggris, jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa sekitar setengah dari pemilih percaya bahwa Keir Starmer akan mundur sebagai perdana menteri pada akhir tahun 2026.

  • Popularitas Trump Terus Menurun, Masa Depan Politik Partai Republik Terancam

    Popularitas Trump Terus Menurun, Masa Depan Politik Partai Republik Terancam

    Des 22, 2025 23:01

    Pars Today - Menurut hasil tiga jajak pendapat terbaru, Presiden AS Donald Trump menghadapi penurunan dukungan yang signifikan di antara basis pendukung tradisionalnya menjelang pemilu paruh waktu 2026 yang krusial.

  • Meningkatnya Rasa Tidak Aman di Kalangan Warga Prancis

    Meningkatnya Rasa Tidak Aman di Kalangan Warga Prancis

    Des 21, 2025 10:43

    Pars Today - Sebuah survei menunjukkan bahwa tiga dari empat warga Prancis mengatakan mereka tidak merasa aman di mana pun di negara mereka.

  • Kebijakan Ekonomi Trump; Ketidakjelasan atas Keberhasilan Partai Republik di 2026

    Kebijakan Ekonomi Trump; Ketidakjelasan atas Keberhasilan Partai Republik di 2026

    Des 17, 2025 13:41

    Pars Today - Meningkatnya ketidakpuasan terhadap kondisi ekonomi dan kebijakan Donald Trump telah mengaburkan prospek keberhasilan Partai Republik dalam pemilihan paruh waktu 2026, sementara tantangan internal partai menyoroti dampak kemajuan Partai Demokrat di bidang-bidang utama.

  • Jajak Pendapat: Hanya 29% Zionis Merasa Aman

    Jajak Pendapat: Hanya 29% Zionis Merasa Aman

    Des 19, 2025 10:34

    Pars Today - Sebuah jajak pendapat baru di antara penduduk Palestina Pendudukan mengungkapkan perasaan ketidakamanan yang ekstrem di antara mereka.

  • Keterasingan Digital; Bekerja dalam Kesendirian dengan Chatbot

    Keterasingan Digital; Bekerja dalam Kesendirian dengan Chatbot

    Des 14, 2025 16:03

    Pars Today - Munculnya kerja jarak jauh telah secara signifikan mengubah cara manusia berinteraksi, dan sekarang, meskipun membantu meningkatkan produktivitas, kecerdasan buatan telah membuat gangguan ini lebih meluas dan menimbulkan keterasingan digital di tempat kerja.

  • Mengapa Mayoritas Warga AS Menentang Aksi Militer AS terhadap Iran?

    Mengapa Mayoritas Warga AS Menentang Aksi Militer AS terhadap Iran?

    Des 06, 2025 16:21

    Pars Today - Mayoritas warga Amerika menentang aksi militer pemerintahan Trump baru-baru ini terhadap Iran.

Tampilkan Lainnya
Headline
  • Mayjen Mousavi: Ketepatan Rudal Hantam Target Dua Kali Lipat

    Mayjen Mousavi: Ketepatan Rudal Hantam Target Dua Kali Lipat

    0 second ago
  • Brigjen Shekarchi: Jangan Percaya Kekuatan Kosong AS

  • Baghaei: Peradaban Kaya Iran Tak Akan Menyerah

  • Mantan Menlu Qatar: Kita Harus Meneladani Iran

  • Naim Qassem: Kami Siap Perang Berkepanjangan

Pilihan Editor
  • Jihad Islam Mengapresiasi Kehadiran Jutaan Rakyat Iran pada Hari Quds

    Jihad Islam Mengapresiasi Kehadiran Jutaan Rakyat Iran pada Hari Quds

    5 hours ago
  • Kenaikan Harga Bahan Bakar Pesawat Picu Krisis Anggaran di Maskapai Dunia

    Kenaikan Harga Bahan Bakar Pesawat Picu Krisis Anggaran di Maskapai Dunia

    5 hours ago
  • Lima Pesawat Pengisi Bahan Bakar AS Ditembak

    Lima Pesawat Pengisi Bahan Bakar AS Ditembak

    5 hours ago
Terpopuler
  • Haaretz: Israel Memulai Perang yang Tidak Tahu Bagaimana akan Berakhir

  • Pesan Pertama Pemimpin Besar Revolusi Islam, Ayatullah Sayid Mojtaba Hosseini Khamenei

  • Rudal Emad dan Pukulan Telak terhadap Rezim Zionis

  • Pezeshkian: Kami Hancurkan Pangkalan AS untuk Mempertahankan Diri

  • Gelombang ke-45 Operasi Janji Sejati-4: Pukulan Telak Rudal Presisi ke Israel

  • Dugin: Saya Takjub dengan Keteguhan Bangsa Iran

  • Ghalibaf: Berani Serang Pulau Iran, Darah Penjajah Taruhannya

  • Fattah; Simbol Keputusasaan AS dan Rezim Zionis di hadapan Kekuatan Rudal Iran

  • Ketika Zionis Melindungi Warganya dengan Menerapkan Diskriminasi

  • Ghalibaf: Dimulai, Babak Baru Manajemen Perang

Pars Today

© 2026 PARS TODAY. All Rights Reserved.

Berita
    Dunia
    Asia Barat
    Iran
    Agama
    Parspedia
    Disinformasi
Pars Today
    Tentang kami
    Kontak kami
    Rss