-
Putin: Ekonomi Rusia Stabil
Jun 17, 2023 11:18Presiden Rusia menekankan stabilitas ekonomi negaranya, meskipun menghadapi tekanan sanksi Barat.
-
Barat Menekan, Aljazair Tetap Mendukung Rusia
Jun 17, 2023 07:49Selama kunjungannya ke Moskow, ibu kota Rusia, Presiden Aljazair mengatakan dalam pertemuan dengan mitranya dari Rusia, "Pemerintah Aljazair mendapat tekanan dari negara-negara Barat untuk tidak bekerja sama dengan Rusia."
-
Lintas Warta 17 Juni 2023
Jun 17, 2023 07:49Barat Menekan, Aljazair Tetap Mendukung Rusia.
-
BRICS dan Arah Baru Dunia yang Menjauh dari Barat
Jun 16, 2023 11:13Sebagai kelanjutan dari perhatian dan dukungan negara-negara dunia terhadap aliansi ekonomi non-Barat, Mesir mengajukan keanggotaan negaranya di BRICS, meskipun menghadapi tekanan dari Amerika Serikat.
-
Rusia dan Aljazair Bahas Upaya Tinggalkan Dolar dan Euro
Jun 16, 2023 10:47Presiden Rusia Vladimir Putin selama pertemuannya dengan Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune menegaskan urgensi perluasan penggunaan mata uang nasional kedua negara dalam transaksi internasional.
-
Warta Berita 15 Juni 2023
Jun 15, 2023 13:40Inilah perkembangan dunia hari ini yang kami rangkum dalam program Warta Berita Dunia. Selamat mengikuti...
-
Abaikan Sanksi Barat, Brasil Lanjutkan Kerja Sama dengan Rusia
Jun 15, 2023 10:16Rusia dan Brasil melanjutkan perdagangan mereka di tengah gencarnya sanksi Barat terhadap Moskow.
-
Zakharova: Rusia Tidak Bisa Diisolasi !
Jun 15, 2023 09:31Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut kehadiran perwakilan 130 negara di Forum Ekonomi St. Petersburg sebagai tanda kekalahan musuh dalam mengisolasi Rusia.
-
Ini Tanggapan Rusia terhadap Pengungkapan Insiden Nord Stream
Jun 15, 2023 09:19Rusia menganggap pengungkapan baru dari beberapa media Barat tentang serangan sabotase pada jalut pipa Nord Stream sebagai upaya yang disengaja untuk mengalihkan perhatian dari pelaku sebenarnya dalam serangan ini.
-
Dampak Buruk dari Sanksi Sepihak AS terhadap Posisi Dolar
Jun 15, 2023 08:56Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengakui dalam sidang Komite Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat AS bahwa sanksi AS terhadap beberapa negara telah membuat mereka mencari alat pembayaran alternatif selain dolar, dan dia percaya bahwa negara-negara yang menjadi sasaran sanksi AS memiliki motivasi untuk mencari alat pembayaran demi menggantikan dolar.