-
Menimbang Janji Taliban kepada Masyarakat Internasional
Sep 17, 2021 05:05Taliban menyerukan dukungan negara-negara dunia terhadap pemerintahan sementara yang baru dibentuknya, dan berjanji akan menjalin hubungan baik dengan masyarakat internasional.
-
Putin Kritik Penarikan Tiba-tiba Pasukan AS dari Afghanistan
Sep 16, 2021 15:42Presiden Rusia Vladimir Putin mengomentari penarikan pasukan NATO pimpinan Amerika Serikat dari Afghanistan.
-
Warta Berita 16 September 2021
Sep 16, 2021 11:17Warta berita hari ini, Kamis, 16 September 2021.
-
PM Taliban Perintahkan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan ke Panjshir
Sep 16, 2021 10:01Perdana Menteri pemerintah sementara Taliban dalam sidang kabinet mengeluarkan perintah pengiriman bantuan kemanusiaan ke Panjshir, dan menghubungkan kembali jaringan komunikasi ke wilayah itu.
-
Ahmad Massoud Diundang ke Parlemen Eropa
Sep 16, 2021 09:33Parlemen Eropa dalam salah satu statemennya mengecam serangan Taliban di Afghanistan, dan mengundang Komandan Front Perlawanan Panjshir untuk menghadiri sidang Parlemen Eropa.
-
Mullah Baradar Tepis Isu Perpecahan di Tubuh Taliban
Sep 16, 2021 09:15Wakil Perdana Menteri Taliban menepis rumor yang beredar tentang kematian dirinya, dan membantah adanya perpecahan di tubuh Taliban.
-
Taliban Temukan 12 Juta Dolar di Rumah Pejabat Afghanistan
Sep 15, 2021 16:38Bank Sentral Afghanistan mengumumkan, Taliban menemukan uang senilai lebih dari 12 juta dolar Amerika, dan sejumlah banyak emas di kediaman beberapa pejabat lama negara itu.
-
Komandan Militer Taliban: Pengganggu Keamanan Afghanistan akan Ditumpas
Sep 15, 2021 12:55Komandan Militer Taliban mengatakan, orang-orang yang melawan Taliban dengan dalih kesukuan, dan perlawanan untuk mendukung demokrasi serta menjaga "prestasi" yang dicapai 20 tahun lalu, akan ditumpas.
-
Warta Berita 15 September 2021
Sep 15, 2021 11:51Warta berita hari ini, Rabu, 15 September 2021.
-
Fair Observer: Perilaku AS di Afghanistan Buat Saudi Ketakutan
Sep 15, 2021 11:41Eksistensi pemerintahan Arab Saudi, seperti halnya pemerintahan Afghanistan di bawah Mohammad Ashraf Ghani, sangat tergantung pada jaminan keamanan Amerika Serikat, dan Riyadh sekarang tampak sangat khawatir dengan kelanjutan jaminan keamanan ini.