Pejabat Yaman: Sikap Lemah Hadapi Israel dan AS Berarti Kekalahan Pasti
-
Mohammed Abdul Salam
Pars Today - Kepala tim negosiasi gerakan Ansarullah Yaman memperingatkan bahwa kelemahan terhadap rezim Zionis dan Amerika Serikat berarti kekalahan yang pasti dan tidak dapat diperbaiki.
Menurut laporan IRNA pada Jumat (02/01/2026) pagi mengutip Al-Mayadeen, Mohammed Abdul Salam, Kepala Tim Negosiasi Ansarullah Yaman menekankan dalam sebuah pesan pada kesempatan Tahun Baru bahwa setelah setahun penuh tantangan dan pengorbanan, bangsa Islam kini menghadapi peluang dan tantangan baru, terutama di poros Palestina, yang terlibat konflik dengan Israel di beberapa front.
Ia memperingatkan bahwa setiap kelemahan terhadap rezim Zionis Israel dan Amerika Serikat akan berarti kekalahan yang pasti dan tidak dapat diperbaiki.
Dalam pesan yang diunggahnya di halaman pribadinya di jaringan X, kepala tim negosiasi gerakan Ansarullah Yaman menekankan bahwa berakhirnya koalisi dan fakta bahwa Arab Saudi tetap sendirian di garis depan merupakan tanda jelas kegagalan strategi melanjutkan perang dan pengepungan terhadap Yaman.
Abdul Salam menambahkan bahwa penutupan bandara Sanaa yang berkelanjutan dan pengepungan bandara serta pelabuhan Yaman tidak memiliki pembenaran dan, sebagai hukuman kolektif, telah meninggalkan konsekuensi kemanusiaan yang meluas dan menghambat upaya kemanusiaan atau politik apa pun untuk menyelesaikan krisis.
Ia menambahkan bahwa tahun baru memberikan kesempatan nyata untuk menangani kasus-kasus yang diakibatkan oleh agresi Saudi-Amerika dan pengepungan itu.
Menurut Abdul Salam, berakhirnya koalisi dan Arab Saudi yang tetap sendirian di tempat kejadian merupakan variabel penting pada akhir tahun lalu, yang menunjukkan bahwa kelanjutan perang dan pengepungan hanya akan mengakibatkan lebih banyak kerusakan.
Ketua tim perundingan Gerakan Ansarullah Yaman menyatakan bahwa bangsa Yaman, meskipun berpartisipasi dalam kampanye untuk mendukung Gaza, tidak mengabaikan masalah internal dan hak-haknya dalam melawan agresi Saudi.
Ia menyatakan harapan bahwa tahun baru akan menjadi tahun kebaikan dan kemenangan bagi bangsa Yaman dan Palestina, serta bagi seluruh umat Islam.(sl)