Ikhwanul Muslimin: Tindakan AS Bersifat Politik
-
Ikhwanul Muslimin
Pars Today - Kelompok Ikhwanul Muslimin di Mesir dan Lebanon, sambil mengumumkan penentangan mereka terhadap tindakan AS untuk memasukkan nama kelompoknya ke dalam daftar teroris, menekankan bahwa ini adalah tindakan politik dan bahwa mereka akan mengambil langkah-langkah hukum yang diperlukan untuk menghentikan proses ini.
Menurut laporan ISNA, Ikhwanul Muslimin Mesir hari Rabu (14/01/2026) mengeluarkan pernyataan penentangannya terhadap tindakan AS untuk memasukkan nama kelompoknya ke dalam daftar teroris dan menekankan bahwa mereka akan mengambil semua langkah hukum untuk menghentikan proses ini.
Menurut Al Jazeera TV, Ikhwanul Muslimin di Lebanon juga mengeluarkan pernyataan, dan menyebut tindakan AS terhadap kelompoknya sebagai keputusan politik yang tidak didasarkan pada keputusan peradilan apa pun dan tidak akan dikenakan tuntutan hukum apa pun di Lebanon.
Departemen Keuangan AS baru-baru ini mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah memasukkan cabang-cabang Ikhwanul Muslimin di Mesir, Lebanon, dan Yordania ke dalam daftar teroris aktif karena dukungan mereka terhadap gerakan Hamas.
Kementerian Luar Negeri negara itu juga mengumumkan bahwa memasukkan cabang-cabang Ikhwanul Muslimin di Mesir, Yordania, dan Lebanon ke dalam daftar organisasi teroris asing mencakup kemungkinan pemblokiran rekening bank mereka, pelarangan transaksi keuangan dan ekonomi apa pun dengan mereka, dan pembatasan perjalanan bagi anggota mereka.
Dalam hal ini, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengklaim bahwa "klasifikasi ini sebenarnya adalah langkah pertama dalam upaya berkelanjutan untuk melawan tindakan kekerasan dan destabilisasi yang dilakukan oleh cabang-cabang Ikhwanul Muslimin di mana pun mereka berada".
Sebagai dukungan terhadap posisi AS, Kementerian Luar Negeri Mesir menyambut baik keputusan negara itu untuk menetapkan cabang-cabang Ikhwanul Muslimin di Mesir, Yordania, dan Lebanon sebagai teroris.(sl)