Prancis Meminta NATO Selenggarakan Latihan Militer di Greenland
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i184442-prancis_meminta_nato_selenggarakan_latihan_militer_di_greenland
Pars Today - Istana kepresidenan Prancis mengumumkan pada hari Rabu (21/01/2026) bahwa Paris telah meminta Organisasi Pakta Atlantik Utara (NATO) menyelenggarakan latihan militer di Greenland dan siap untuk berpartisipasi dalam latihan itu.
(last modified 2026-01-21T08:20:09+00:00 )
Jan 21, 2026 15:16 Asia/Jakarta
  • Presiden Prancis Emmanuel Macron
    Presiden Prancis Emmanuel Macron

Pars Today - Istana kepresidenan Prancis mengumumkan pada hari Rabu (21/01/2026) bahwa Paris telah meminta Organisasi Pakta Atlantik Utara (NATO) menyelenggarakan latihan militer di Greenland dan siap untuk berpartisipasi dalam latihan itu.

Menurut laporan IRNA mengutip surat kabar Prancis Le Figaro, Istana Elysee mengumumkan bahwa Prancis telah meminta latihan militer NATO di wilayah Denmark iu dan telah menyatakan kesediaannya untuk berpartisipasi di dalamnya, demi menghadapi ancaman dari Presiden AS Donald Trump, yang ingin mengambil kendali atas wilayah semi-otonom Greenland.

Pernyataan dari Elysee ini muncul setelah beberapa negara Eropa, termasuk Prancis, mengirim pasukan ke pulau itu pekan lalu sebagai bagian dari misi pengintaian yang dipimpin NATO.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, pada hari Selasa (20/01) bahwa Eropa tidak akan diintimidasi atau diganggu oleh intimidasi, merujuk pada ancaman presiden AS untuk mengenakan tarif perdagangan jika negara-negara Eropa menentang aneksasi Greenland ke AS.

Permintaan Prancis untuk latihan NATO di Greenland muncul bersamaan dengan pengumuman militer Denmark pada hari Selasa tentang latihan militer gabungan Eropa dan Denmark di Greenland, yang menekankan bahwa hal itu akan "memperkuat kehadirannya di Greenland dan Atlantik Utara".

Sementara Trump mengulangi niatnya untuk mengambil alih pulau Arktik Greenland, Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen tidak mengesampingkan skenario aksi militer AS tadi malam (Selasa), dan menekankan bahwa pulau dan penduduknya harus siap untuk "apa pun".

Ia menekankan dalam konferensi pers bahwa Greenland harus siap karena "pihak lawan" belum mengesampingkan penggunaan kekuatan militer.

Trump telah meremehkan kemungkinan perlawanan Eropa terhadap akuisisi Greenland, dengan mengatakan, "Amerika Serikat harus memiliki Greenland karena mereka (Eropa) tidak dapat melindungi Greenland."

Presiden AS sebelumnya telah mengancam negara-negara Eropa yang menentang aneksasi Greenland dengan tarif. Presiden Trump menolak memberikan rincian pada hari Selasa tentang apa yang akan dia lakukan untuk mencapai tujuannya mengakuisisi Greenland.

Ketika ditanya seberapa jauh ia akan bertindak untuk mendapatkan pulau itu, ia menjawab, “Anda akan segera mengetahuinya.”(sl)