Presiden Iran: Kami Siap Bentuk Dana Investasi Bersama Negara-Negara D8
-
Sekjen D8 bertemu Presiden Iran di Kairo
Parstoday - Presiden Iran, menilai pembentukan dana investasi bersama Kelompok D8, untuk penanaman modal bersama negara-negara Islam, sedang berkembang sebagai langkah efektif untuk memperluas kerja sama.
Masoud Pezeshkian, Kamis (19/12/2024) dalam pertemuan dengan Sekjen Kelompok D8, Isiaka Abdulqadir Imam, menganggap pembentukan mekanisme moneter dan keuangan untuk transaksi perdagangan negara-negara D8 adalah tindakan yang diperlukan dan urgen dalam rangka mewujudkan tujuan kelompok ini.
Ia menuturkan, "Pembentukan dana investasi bersama bagi Kelompok D8 dengan maksud penanaman modal bersama negara-negara Islam anggota D8, akan menjadi langkah efektif di bidang ini, dan Iran, mengumumkan kesiapannya untuk membentuk dana semacam ini."
Presiden Iran, juga menilai D8 sebagai pasar besar, dan peluang yang ideal bagi negara-negara Islam anggota D8 untuk memperkuat dan memperluas transaksi perdagangan, pertukaran budaya, ilmu pengetahuan, dan teknologi.
"Jika keputusan-keputusan yang sudah diambil di D8 ditindaklanjuti dan direlisasikan secara baik, maka delapan negara Islam, akan menikmati secara optimal kapasitas-kapasitas kelompok ini," imbuhnya.
Di sisi lain Sekjen Kelompok D8 mengaku gembira bisa bertemu dengan Presiden Iran, dan mendapatkan saran-saran penting serta konstruktif dari beliau untuk memajukan kelompok ini.
Isiaka Abdulqadir Imam, mengatakan, "Secara pribadi saya akan menindaklanjuti saran Presiden Iran, terkait urgensitas implementasi keputusan-keputusan D8."
Pada saat yang sama Sekjen D8 juga menekankan peran dan posisi Republik Islam Iran, sebagai salah satu pendiri dan anggota yang sangat aktif di Kelompok D8.
"Iran dengan level ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat tinggi di bidang pendidikan dan komunikasi, memainkan peran pemimpin di kelompok ini, dan dua lembaga D8 di Republik Islam Iran, termasuk lembaga paling aktif di antara negara anggota lain," pungkasnya. (HS)