Indonesia akan Evakuasi WNI dari Ukraina
https://parstoday.ir/id/news/indonesia-i115994-indonesia_akan_evakuasi_wni_dari_ukraina
Indonesia menyerukan semua pihak mengedepankan dialog dalam penyelesaian krisis Ukraina menyikapi operasi militer Rusia ke wilayah Donbas sejak Kamis (24/2) pagi, dan berencana mengevakuasai WNI dari Ukraina.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Feb 24, 2022 07:42 Asia/Jakarta
  • Indonesia akan Evakuasi WNI dari Ukraina

Indonesia menyerukan semua pihak mengedepankan dialog dalam penyelesaian krisis Ukraina menyikapi operasi militer Rusia ke wilayah Donbas sejak Kamis (24/2) pagi, dan berencana mengevakuasai WNI dari Ukraina.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah, mengatakan Indonesia prihatin atas eskalasi konflik bersenjata di wilayah Ukraina yang dinilai sangat membahayakan keselamatan rakyat dan berdampak pada perdamaian di kawasan.

"Indonesia menegaskan agar ditaatinya hukum internasional dan Piagam PBB mengenai integritas teritorial dan wilayah suatu negara, serta mengecam setiap tindakan yang nyata-nyata melanggar wilayah teritorial dan kedaulatan suatu negara," kata Faizasyah soal sikap RI menanggapi situasi di Ukraina dalam jumpa pers virtual pada Kamis (24/2).

Faizasyah menuturkan Indonesia mendesak seluruh pihak terkait untuk mengedepankan diplomasi dan dialog dalam menyelesaikan masalah. Ia juga memastikan Kedutaan Besar RI di Kiev telah melakukan segala upaya untuk mengamankan warga Indonesia yang berada di Ukraina.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah meluncurkan operasi militer khusus ke Donbas pada Kamis (24/2). Donbas merupakan wilayah di timur Ukraina yang menaungi Donetsk dan Luhansk yang selama ini dikuasai oleh kelompok separatis pro-Rusia.

Sejak perintah invasi diumumkan Putin, rentetan ledakan terjadi setidaknya pada tujuh kota di Ukraina.

 

Perang di Ukraina timur

 

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan rudal Rusia telah menyerang basis militer Ukraina di beberapa kota termasuk di Kiev dan pasukan penjaga perbatasan.

Layanan perbatasan Ukraina juga melaporkan bahwa pasukan Rusia datang dari perbatasan di timur, Belarus di utara, dan Crimea yang terletak di selatan negaranya.

Di tengah situasi darurat militer, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI berencana mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) di Ukraina ke ibu kota Kiev.Juru Bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah, menyatakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ukraina telah melakukan langkah-langkah yang diperlukan guna menyelamatkan WNI di negara Eropa Timur tersebut.

Sementara Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha, menjelaskan telah menghubungi ratusan WNI di Ukraina baik yang tinggal di Kiev dan Odessa, juga yang berada di Ukraina Timur.

"Dari WA [WhatsApp] dapat informasi bahwa mereka dalam kondisi aman, mereka tenang. Sesuai rencana kontigensi WNI kita diminta berkumpuk ke KBRI Kiev. Kami bekerja sama dengan beberapa perwakilan seperti KBRI Warsawa dan lain-lain telah menyusun rencana perlindungan WNI di sana," terang Judha.

"Kita sudah mampu menjalin komunikasi dgn mereka, minta mereka mendekat, berkumpul ke KBRI Kiev, bila tidak memungkinan ada titik-titik yang ditetapkan sbg titik kumpul. Jika mereka gak bisa ke Kiev, kita minta mereka stay dulu di Odessa lalu kita mencari jalur proses aman untuk evakuasi WNI," imbuhnya.

Judha menyatakan rencana kontigensi telah ditetapkan berdasarkan koordinasi dengan KBRI Kiev. Setelah semua WNI berkumpul di KBRI Kiev lalu akan ada proses lanjutan untuk evakuasi.(PH)