Keridhaan Allah, Pesan Doa Hari Kedua Puluh Empat Bulan Ramadan
Di hari kedua puluh empat bulan Ramadan kita membaca: Allahumma Innii Asaluka Fiihi Maa Yurdhiika Wa A'uudzu Bika Mimmaa Yu'dziika Wa Asaluka at-Taufiiqa Fiihi Li An Uthii'aka Wa Laa A'shiika Yaa Jawaadas Saailiina
Ya Allah...
Aku memohon kepada-Mu dari hal-hal yang mendatangkan keridhaan-Mu. Aku berlindung dengan-Mu dari hal-hal yang mendatangkan kemarahan-Mu. Aku memohon kepada-Mu kemampuan untuk menaati-Mu serta menghindari kemaksiatan terhadap-Mu. Wahai Pemberi para peminta.
Dalam doa hari kedua puluh empat bulan Ramadan ada empat tema penting; keridhaan Allah, menjauhkan kemurkaan Allah dan meninggalkan dosa dengan taufik ilahi. Doa hari kedua puluh empat ini menekankan keridhaan ilahi.
Alat untuk meraih keridhaan Allah
1. Akal
Rasulullah Saw bersabda, "Wahai Ali! Akal adalah alat untuk meraih surga dan mendapatkan keridhaan Allah Yang Maha Pengasih." (Kanz al-Ummal, jilid 13, hal 151, hadis 36472)
Hal-hal yang dapat mendatangkan keridhaan ilahi
1. Shalat dan melaksanakan syariat
Rasulullah Saw bersabda, "Shalat termasuk syariat agama dan di sana ada keridhaan Allah. Shalat merupakan jalan para nabi. Bagi orang yang melakukan shalat, ada cinta malaikat, hidayah, iman, cahaya makrifah dan berkah dalam rezeki." (al-Khishal, hal 522, hadis 11)
2. Banyak beristighfar
3. Bersikap rendah hati
4. Banyak bersedekah
Imam Ali as berkata, "Tiga hal yang mendatangkan keridhaan Allah; banyak beristighfar, bersikap rendah hati dan banyak bersedekah." (Bihar al-Anwar, jilid 78, hal 80)
5. Menempa badan di jalan Allah
Imam Ali as berkata, "Barang siapa yang menempa badannya di jalan Allah, niscaya Allah ridha kepadanya." (Bihar al-Anwar, jilid 70, hal 312)
Dampak keridhaan Allah
1. Doa dikabulkan
Imam Hasan as berkata, "Barangsiapa yang hanya memikirkan keridhaan Allah di hatinya, maka saya menjamin bahwa setiap kali ia berdoa, pasti dikabulkan." (al-Kafi, jilid 2, hal 62, hadis 11)
2. Allah ridha dengan amal yang sedikit
Imam Ridha as berkata, "Barangsiapa yang ridha dengan rezeki yang sedikit dari Allah, maka Allah akan ridha dengan amal perbuatannya yang sedikit." (Bihar al-Anwar, jilid 78, hal 357)
3. Hidup bahagia
Rasulullah Saw bersabda, "Merupakan kebahagian manusia, orang yang meminta kebaikan dari Allah dan ridha dengan apa yang ditentukan Allah. Sementara manusia yang tidak bahagia adalah orang yang meninggalkan permintaan baik dari Allah dan berang dengan apa yang ditentukan Allah." (Tuhaf al-Uqul, hal 55)
Akibat menukar keridhaan Allah dengan manusia
1. Tidak beruntung
Imam Husein as berkata, "Tidak akan beruntung kaum yang membeli keridhaan makhluk dengan kemurkaan Allah." (Tarikh at-Thabari, jilid 1, hal 239)
2. Allah menyerahkan urusanna kepada manusia
Imam Husein as berkata, "Orang yang mencari keridhaan Allah dengan kemurkaan Allah, maka Allah akan menyerahkan urusannya kepada manusia." (Bihar al-Anwar, jilid 78, hal 126)
3. Mendapat murka Allah dan manusia
Rasulullah Saw bersabda, "Barangsiapa yang mencari keridhaan Allah dengan kemurkaan manusia, maka Allah akan ridha kepadanya dan manusia juga meridhainya. Sementara orang yang mencari keridhaan manusia dengan kemurkaan Allah, maka Allah dan manusia memurkainya." (Ghurar al-Hikam, hadis 9076) (Saleh Lapadi)