Gempa Guncang Aceh
https://parstoday.ir/id/news/indonesia-i27616-gempa_guncang_aceh
Masyarakat berbondong-bondong menyelamatkan diri setelah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, diguncang gempa bumi 6,4 Skala Richter (SR). Sejumlah bangunan rusak bahkan roboh.
(last modified 2026-05-06T17:35:17+00:00 )
Des 07, 2016 08:35 Asia/Jakarta
  • Gempa Aceh
    Gempa Aceh

Masyarakat berbondong-bondong menyelamatkan diri setelah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, diguncang gempa bumi 6,4 Skala Richter (SR). Sejumlah bangunan rusak bahkan roboh.

Dilaporkan, Gempa bumi 6,4 SR ini terjadi pada Rabu (6/12/2016) sekitar pukul 05.03 WIB. Meski demikian, gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

 

Setelah diguncang gempa bumi, masyarakat berhamburan ke luar rumah dan bangunan. Masyarakat berusaha untuk menyelamatkan diri ke lokasi-lokasi yang aman dan menuju perbukitan. Masyarakat tampak memadati jalanan di Pidie Jaya. Ada warga yang berjalan kaki, ada juga yang mengendarai motor dan mobil. Suara klakson kendaraan bersautan memecah keheningan pagi hari.

 

Sementara itu, sejumlah rumah rusak parah. Tembok-tembok bagunan rumah retak bahkan ada yang roboh. Demikian juga sejumlah fasilitas umum dan sekolah rusak parah. Salah satunya, Sekolah Tinggi Agama Islam Aziziyah, Jamalanga, Kabupaten Bireuen, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Tembok bercat kuning pada bagunan ini retak-retak.  Meski demikian, warga tetap khusyuk menunaikan ibadah salat Subuh di masjid. Bahkan, ada puing-puing bagunan yang roboh masih berserakan di lantai masjid.

 

Menurut catatan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), di Kabupaten Pidie Jaya terdapat 10 unit rumah toko roboh. Selain itu empat unit rumah juga dikabarkan mengalami kerusakan parah. Petugas Pusat Data dan Informasi BPBA Heni Nurmayanti mengatakan, sejumlah tiang listrik robih dan jalan di beberapa desa di Pidie Jaya juga retak.

 

Sementara di Kabupaten Bieruen tercatat ada dua unit rumah dan satu masjid roboh.  Gempa juga menyebabkan empat orang tewas dan satu orang terluka. Mereka yang tewas adalah A Ghani (80 tahun), Sofyan, Mutiawati, dan Fatir.

BPBA menurut Heni masih terus melakukan pendataan di wilayah-wilayah yang terdampak gempa.

 

Gempat mengguncang sejumlah wilayah Aceh dengan guncangan kuat terjadi di daerah Busugan, Meukobrawang, Pangwabaroh, Meukopuue, Tanjong, Meukorumpuet, Panteraja, Angkieng, dan Pohroh pada skala intensitas III SIG-BMKG (VI MMI).

 

Posisi gempa berada di 5,19 derajat lintang utara dan 96,36 derajat bujur timur. Pusat gempa berada di 18 kilometer timur laut Kabupaten Pidie Jaya, 34 kilometer barat laut Kabupaten Bireuen, 48 kilometer timur laut Kabupaten Pidie, 121 kilometer tenggara Banda Aceh atau 1.716 kilometer barat laut DKI Jakarta.

 

Rumah sakit tak mampu menampung seluruh korban yang berdatangan karena melampaui kapasitas yang tersedia. Pasien yang membutuhkan perawatan pun terpaksa ditempatkan di luar ruang perawatan ataupun di lantai rumah sakit.

 

"Ruangan bangsal sudah penuh, bahkan korban ada yang harus beristirahat di lantai karena ruang perawatan rumah sakit karena sudah penuh " kata Murthala.

 

Di samping itu, sejumlah pasien terpaksa dilarikan ke sejumlah rumah sakit lain agar bisa mendapatkan perawatan intensif.

 

Direktur Penanggulangan Bencana Kementerian Sosial (Kemensos), Adi Karyono, mengatakan korban gempa Aceh kekurangan bahan lauk pauk. Hingga saat ini, pihaknya terus melengkapi bahan bantuan untuk korban gempa yang terpusat di Kabupaten Pidie Jaya tersebut.

 

Menurut Adi, bahan bantuan darurat bagi korban gempa sudah tersedia di gudang logistik Pidie Jaya. "Namun, masih ada kekurangan untuk bahan lauk pauk lokal seperti telur, ikan asin dan bahan lauk lain," ujar Adi ketika dihubungi Republika.co.id, Rabu (7/12).

 

Lauk pauk tersebut nantinya digunakan untuk keperluan dapur umum. Kemesos sendiri telah menyalurkan bantuan tunai untuk keperluan dapur umum.

 

Sementara itu, Adi mengatakan, tim tanggap darurat bencana setempat masih terus menyisir korban gempa. Berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, masih banyak korban gempa yang terimpit reruntuhan bangunan. "Penyisiran korban terus berlangsung. Tim tagana setempat sedang menyiapkan tenda pengungsian dan dapur umum," tambah Adi.

 

Sebelumnya Wakil Bupati Pidie Jaya Said Mulyadi mengatakan, jumlah korban tewas saat mencapai 18 orang. Sementara puluhan lainnya diperkirakan masih tertimbun di puing bangunan yang roboh.

 

Hasil monitoring Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sudah terjadi lima kali gempa susulan pascagempa 6,4 Skala Richter yang mengguncang Pidie Jaya, Aceh. Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Riyadi gempa susulan berkekuatan 4,8 Skala Richter, menunjukkan tren kekuatan gempa susulan yang semakin kecil.

 

Hasil analisis peta tingkat guncangan menunjukkan bahwa dampak gempa bumi tektonik berupa guncangan kuat terjadi di daerah Busugan, Meukobrawang, Pangwabaroh, Meukopuue, Tanjong, Meukorumpuet, Panteraja, Angkieng, dan Pohroh pada skala intensitas III SIG-BMKG (VI MMI).

 

Seluruh wilayah tersebut diperkirakan berpotensi mengalami dampak gempa bumi berupa kerusakan ringan, seperti retak dinding dan atap rumah bergeser.

 

"Hal ini sesuai laporan sementara dari zona gempa bumi bahwa gempa memang menimbulkan kerusakan di berbagai tempat," ujar Riyadi seperti dilansir Antara, Rabu (7/12).

 

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa terjadi pukul 05.03 WIB dengan kekuatan 6,4 Skala Richter dengan pusat gempa terletak pada 5,25 Lintang Utara dan 96,24 Bujur Timur, tepatnya pada jarak 106 kilometer arah tenggara Kota Banda Aceh pada kedalaman 15 kilometer.

 

Sementara itu Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono, mengatakan gempa tak menimbulkan tsunami.

 

"Masyarakat diimbau tetap tenang, selanjutnya mengikuti arahan BPBA (Badan Penanggulangan Bencana Aceh) dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," kata Daryono.

 

Seluruh wilayah ini, kata Daryono, diperkirakan berpotensi mengalami dampak berupa kerusakan ringan seperti retak dinding dan atap rumah bergeser.

 

"Ini sesuai laporan sementara dari zona gempa bahwa gempa menimbulkan kerusakan di berbagai tempat," katanya.

 

Daryano mengatakan, jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

 

Bupati Pidie Jaya, Aceh, Aiyub Ben Abbas langsung melaporkan kondisi terkini akibat gempa 6,5 SR ke Presiden Joko Widodo. Aiyub menyebut banyak bangunan roboh namun belum bisa dipastikan jumlah korban.

 

"Informasi awal tadi seluruh Pidie terimbas gempa, karena ada yang rumah, masjid dan pertokoan. Sampai sekarang masih dievakuasi korban-korban yang tinggal tapi saya belum tahu pasti berapa," kata Aiyub di Istana Negara, Jl Medan Merdeka, Jakarta, Rabu (7/12/2016).

 

Aiyub datang ke Istana Negara untuk menghadiri penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2017. Usai acara Aiyub langsung kembali ke Aceh terkait gempa.

 

"Sudah (melapor ke Presiden Jokowi)," kata Aiyub menegaskan.

 

Pemerintah menurutnya mengirim tim dari Kementerian Pekerjaan Umum untuk melakukan evakuasi dan memberikan bantuan.

 

"(yang dibutuhkan) alat berat untuk bangunan roboh, nanti sebentar lagi juga diharapkan bantuan makanan, tempat pengungsian," sebut Aiyub.

 

Dilaporkan, presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sempat berdiskusi soal gempa di Pidie. Gempa di Pidie akan dibahas dalam ratas kabinet hari ini.

 

"Kita menunggu laporan. Apakah Presiden atau Wapres yang akan ke sana," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2016).

 

Dalam perbincangan itu, JK memperkirakan kerusakan di level kabupaten cukup berat. Soal siapa yang akan berangkat ke Pidie akan diputuskan dalam rapat terbatas. Basuki menambahkan JK meminta semua aparat untuk bergerak melakukan evakuasi.(Antara/detik/Republika/CNNIndonesia)