Bab I: Hak Ayah Dan Ibu
https://parstoday.ir/id/news/indonesia-i28561-bab_i_hak_ayah_dan_ibu
1. Ayah Dan Ibu Dalam Pandangan Al-Quran
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Des 18, 2016 16:53 Asia/Jakarta
  • Orang tua
    Orang tua

1. Ayah Dan Ibu Dalam Pandangan Al-Quran

Hak ayah dan ibu merupakan masalah yang sangat ditekankan dalam al-Quran. Jarang masalah dalam al-Quran yang benar-benar ditekankan seperti masalah [hak ayah dan ibu], di antaranya Allah berfirman:

 

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُل رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

 

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.

 

Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil". (QS. Isra: 23-24)

 

Penjelasan:

 

a. Dalam empat surat yang ada dalam al-Quran, berbuat baik kepada kedua orang ayah dan ibu, berada langsung setelah masalah tauhid. Keberadaan dua masalah dalam satu level menunjukkan betapa Islam menghormati ayah dan ibu.

 

1. Dalam ayat 83 surat Baqarah disebutkan:

...لَا تَعْبُدُونَ إِلَّا اللَّـهَ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا...

...Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat kebaikanlah kepada ibu bapak...

 

2. Dalam ayat 36 surat Nisa disebutkan:

 

وَاعْبُدُوا اللَّـهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا...

 

Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak...

 

3. Dalam ayat 151 surat An’am disebutkan:

 

...أَلَّا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا... 

...janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, dan berbuat baiklah kepada kedua orang ibu bapak...

 

4. Dalam ayat 23 dan 24 surat Isra yang sudah disebutkan di atas.

 

b. Begitu pentingnya berbuat baik kepada kedua orang ayah dan ibu, sehingga al-Quran juga hadis menekankannya dengan jelas, bahkan jika ayah dan ibu seseorang kafir pun, tetap harus dihormati.

 

c. Bersyukur kepada ayah dan ibu di dalam al-Quran sama seperti bersyukur atas nikmat-nikmat Allah. Sebagaimana disebutkan dalam ayat 14 surat Luqman:

 

...أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ...

Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakkmu...

 

d. Di dalam al-Quran tidak dibolehkan bersikap tidak hormat di hadapan ayah dan ibu sedikitpun. Dalam sebuah hadis dari Imam Shadiq as disebutkan, “Bila ada sesuatu yang lebih kecil dari “Uf”atau “Ah”, maka Allah akan melarangnya. “Uf” adalah sikap tidak suka yang paling minim. Dan ini adalah sikap penentangan yang paling minim dan ketidakhormatan pada ayah dan ibu dan termasuk pandangan sinis dan marah pada ayah dan ibu.

 

e. Meskipun jihad adalah masalah yang paling penting di dalam Islam, namun selama tidak menemui sisi sebagai kewajiban aini, yakni orang yang melakukannya secara sukarela sudah cukup, maka mengabdi kepada ayah dan ibu lebih penting darinya dan bila menyebabkan ketidaksukaan mereka, maka tidak boleh. (Tafsir Namuneh, jilid 12, hal 78)

 

Anjuran yang paling bagus terkait pada ayah dan ibu

 

Di dalam ayat 8 surat Ankabut disebutkan:

 

وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حُسْنًا ...

 

Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-bapaknya...

 

Bersyukur pada ayah dan ibu

 

Dalam ayat 14 surat Luqman disebutkan:

 

وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ

 

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapakknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakkmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.

 

Anjuran tentang berbuat baik pada ayah dan ibu:

 

Di dalam ayat 15 surat Ahqaf disebutkan:

 

وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا ۖ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا ۖ وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْرًا ۚ حَتَّىٰ إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي ۖ إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

 

Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapakknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakkku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri". (Emi Nur Hayati)

 

Sumber: Hak Kedua Ayah dan Ibu serta Anak