Enam Tersangka Teroris Tewas di Indonesia
Polisi Indonesia mengkonfirmasi tewasnya enam tersangka anggota kelompok teroris Daesh di Tuban, Provinsi Jawa Timur.
Seperti dilaporkan Associated Press, Juru bicara Kepolisian Indonesia, Martinus Sitompul mengatakan, keenam tersangka teroris ini hari Sabtu (8/4) setelah menembak mati seorang polisi lalu lintas di Tuban akhirnya tewas setelah dikepung polisi dan baku tembak dengan aparat keamanan.
Sementara itu menurut laporan Detiknews, penyerangan anggota polisi di Jenu, Tuban, Jawa Timur, oleh enam orang terduga teroris Jamaah Ansaru Daulah (JAD) sebagai aksi amaliyah atau balas dendam.
Polisi menyebut para pelaku yang tewas dalam baku tembak dengan Brimob dan Densus Antiteror 88 saat pengepungan itu melancarkan balas dendam karena rekannya ditangkap beberapa hari lalu.
"Yang jelas ada kaitannya teroris kelompok daripada JAD yang dua hari lalu ditangkap, ada 3 orang yang ditangkap di Lamongan masih dalam proses Densus 88 kemudian melakukan amaliyah, balas dendam," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin di Mapolres Tuban, Sabtu (8/4/2017) malam.
Sebelumnya Densus 88 menangkap tiga orang yang berencana menyerang polisi di Jawa Timur.
Pejabat Indonesia setelah ledakan bom teror oleh al-Qaeda di Bali tahun 2002 yang menewaskan sekitar 200 orang mulai meningkatkan perang kontra terorisme di negara ini.
Indonesia selama beberapa tahun terakhir juga mengalami ancaman serius dari simpatisan kelompok teroris Daesh. (MF)