Kemlu RI: WNI di Wuhan Kesulitan Logistik
https://parstoday.ir/id/news/indonesia-i78061-kemlu_ri_wni_di_wuhan_kesulitan_logistik
Warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Wuhan dan beberapa wilayah lain di Cina yang masuk dalam kategori karantina dilaporkan menghadapi masalah keterbatasan logistik.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Jan 28, 2020 09:16 Asia/Jakarta
  • Kemlu RI: WNI di Wuhan Kesulitan Logistik

Warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Wuhan dan beberapa wilayah lain di Cina yang masuk dalam kategori karantina dilaporkan menghadapi masalah keterbatasan logistik.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengakui ada keterbatasan bergerak atau kesulitan melakukan mobilitas yang dirasakan oleh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Wuhan dan beberapa wilayah lain di Cina yang masuk dalam kategori karantina. Selain itu, mereka juga menghadapi kelangkaan logistik.

"Kita lihat dari sisi masyarakat kita yang masih ada di Wuhan memang ada keterbatasan mereka, bukan mobilitas tapi lebih banyak dalam konteks perlindungan diri sehingga tidak terpapar dari sisi kesehatan," kata Pelaksana tugas (Plt) Kementerian Luar Negeri Indonesia Teuku Faizasyah di Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (27/1).

Kemlu Indonesia memastikan para WNI tersebut saat ini dalam keadaan baik-baik saja dan tidak terindikasi virus corona.

Kementerian Luar Negeri Indonesia masih menunggu pemerintah Cina untuk membuka jalur evakuasi warga negara Indonesia yang saat ini masih berada di Wuhan, China.

Menteri Perhubungan Indonesia Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah belum mengeluarkan peringatan atau travel warning ke Cina dalam menyikapi penyebaran virus corona karena masih menunggu rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Menurut dia, pihaknya bersama Menteri Kesehatan dan Menteri Luar Negeri Indonesia akan membahas kemungkinan penerbitan travel warning ke Cina setelah WHO mengeluarkan rekomendasi.

WNI yang tercatat berada di wilayah karantina total berjumlah 243 orang. Mereka semua tersebar di 15 kota yang ada di provinsi Wubei.(PH)