Rouhani: JCPOA dan Pemilu, Hasil dari Tekad Bangsa
Presiden Republik Islam Iran, menilai Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) dan pelaksanaan pemilu di Iran sebagai hasil dari tekad bangsanya.
Dalam rapat dengan para pejabat pemerintah daerah Provinsi Azerbaijan Barat, Senin (30/5/2016), Hassan Rouhani mengatakan, Republik Islam tidak pernah melanggar kesepakatan dan berkomitmen dengan perjanjian yang ditandatanganinya selama pihak lawan juga mematuhinya.
Menurutnya, semua masalah ekonomi Iran belum terpecahkan seratus persen pasca JCPOA, tetapi sejak empat bulan dari pelaksanaan perjanjian nuklir, tren-tren positif telah terjadi di Iran.
Rouhani menganggap tugas pemerintah adalah mempersiapkan iklim untuk kegiatan sektor swasta di pasar domestik dan global. Ia menegaskan bahwa para pelaku usaha harus terjun ke lapangan untuk memanfaatkan peluang-peluang baru.
Presiden menilai berlanjutnya hubungan baik dengan para tetangga dan juga terciptanya peluang untuk ekspor produk-produk susu, pertanian dan pangan sebagai bagian dari iklim kondusif di Iran.
"Pemerintah sekarang sedang terlibat pembicaraan dengan banyak negara tetangga untuk menjajaki investasi bersama di Iran," tegasnya.
"Perjalanan rutin para delegasi negara-negara dunia ke Iran merupakan bukti dimulainya babak baru di Iran dan para pelaku usaha harus memanfaatkan iklim yang baik ini," ujar Rouhani.
Pada hari yang sama, Presiden juga melakukan pertemuan dengan para ulama dan tokoh masyarakat di Provinsi Azerbaijan Barat. (RM)