Pakar AS Akui Sanksi terhadap Iran Tidak Efektif
Seorang ahli nuklir AS menilai serangan militer terhadap Iran bukan pilihan baik bagi Washington, dan sanksi juga tidak efektif.
Kesley Davenport, Direktur Divisi Non-Proliferasi di Asosiasi Kontrol Senjata AS hari Kamis (4/11/2021) mereaksi tantangan pemerintah AS terhadap pembicaraan nuklir Iran dengan mengatakan, "Pemerintah Biden harus mencapai keseimbangan antara menunjukkan kepada Iran bahwa mereka akan mendapat manfaat dari pelonggaran sanksi, dan tidak menyerah pada tekanan Iran."
Sehari sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS, Ned Price mengatakan, "Kami yakin ada kemungkinan untuk kembali sepenuhnya ke kesepakatan nuklir dengan Iran,".
Sejauh ini, enam putaran pembicaraan telah diadakan di Wina antara anggota JCPOA untuk mencabut sanksi AS terhadap Iran.
Para pihak mengatakan kemajuan nyata telah dibuat dalam pembicaraan, tetapi beberapa perbedaan tetap ada.
Salah satu masalah perdebatan dalam negosiasi adalah desakan Amerika Serikat untuk mempertahankan beberapa sanksi yang dijatuhkan terhadap Iran di era pemerintahan Donald Trump setelah penarikannya dari JCPOA.
Selain itu, pemerintahan Biden menyatakan bahwa ia tidak dapat memberikan jaminan bahwa pemerintahan AS berikutnya tidak akan menarik diri dari JCPOA.
Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian sebelumnya mengatakan bahwa putaran baru pembicaraan tidak akan dikejar dari kebuntuan pembicaraan sebelumnya, dan Amerika Serikat harus menunjukkan itikad serius untuk kembali ke JCPOA.(PH)