Iran Aktualita, 18 Maret 2022
https://parstoday.ir/id/news/iran-i117404-iran_aktualita_18_maret_2022
Dinamika Iran sepekan terakhir diwarnai sejumlah isu penting di antaranya mengenai penembakkan rudal Iran ke pangkalan Mossad di Erbil Irak.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Mar 18, 2022 14:17 Asia/Jakarta
  • kondisi markas Mossad setelah diserang rudal Iran
    kondisi markas Mossad setelah diserang rudal Iran

Dinamika Iran sepekan terakhir diwarnai sejumlah isu penting di antaranya mengenai penembakkan rudal Iran ke pangkalan Mossad di Erbil Irak.

Selain itu, Rahbar menyampaikan pesan untuk Asosiasi Mahasiswa Islam di Eropa, Rahbar mengucapkan belasungkawa atas wafatnya Ayatullah Alavi Gorgani, statemen Raisi bahwa Barat menerapkan standar ganda dalam HAM, pernyataan Shamkhani mengenai kelanjutan perundingan JCPOA, menlu Iran mengunjungi Rusia, Iran menempati ranking empat dunia di bidang nano teknologi, dan ekonomi Iran tumbuh 4.1 persen.

 

 

Iran Tembakkan Rudal Hantam Markas Mossad di Erbil

Hubungan Masyarakat Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam sebuah pernyataan menyinggung penargetan pusat strategis konspirasi Zionis dan kejahatan Zionis oleh rudal-rudal yang memiliki akurasi tinggi.

"Mengulangi kejahatan apa pun akan menghadapi tanggapan yang keras, tegas dan destruktif," tulis Humas IRGC (Sepah Pasdaran) dalam pernyataannya pada hari Minggu (13/3/2022) seperti dimuat Sepahnews.

Pernyataan tersebut dikeluarkan setelah dua pangkalan dan pusat mata-mata Dinas Intelijen dan Operasi Khusus rezim Zionis Israel, Mossad di Erbil, Kurdistan Irak dihantam rudal-rudal balistik IRGC pada Minggu dini hari.

Sejumlah media menyebutkan bahwa serangan IRGC tersebut merupakan balasan atas serangan rudal militer rezim Zionis ke Suriah beberapa waktu lalu, yang menyebabkan dua anggota IRGC gugur.

"Setelah kejahatan terbaru yang dilakukan rezim palsu dan ilegal Zionis, dan pengumuman sebelumnya bahwa kejahatan rezim keji ini tidak akan ditanggapi, maka tadi malam, 'Pusat Strategis Konspirasi dan Kejahatan Zionis' menjadi sasaran rudal Sepah Pasdaran, yang kuat dan memiliki akurasi tinggi," tegas IRGC.

Kepada rakyat Republik Islam Iran, IRGC menegaskan, keamanan dan perdamaian tanah air Islam adalah garis merah Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran dan tidak seorang pun akan diizinkan untuk mengancam atau menyerangnya.

Setelah serangan balasan IRGC ke dua pangkalan dan pusat spionase Mossad di Erbil, suara sirene juga terdengar di Konsulat Amerika Serikat di kota di Kurdistan Irak tersebut.

Semua pangkalan militer AS di Irak saat ini dalam status siaga penuh. Sejumlah besar pesawat militer AS juga terbang di atas Erbil sejak pagi ini, dan transportasi udara sipil juga dihentikan di daerah tersebut.

Menurut Mehrnews, sumber media Irak melaporkan bahwa beberapa pasukan yang berafiliasi dengan rezim Zionis tewas atau terluka dalam serangan itu. Sumber-sumber Irak ini mempublikasikan nama-nama sembilan perwira Zionis yang tewas dalam serangan tersebut.

 

Rahbar

 

Rahbar Sampaikan Pesan untuk Asosiasi Mahasiswa Islam di Eropa

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar mengirim pesan untuk Asosiasi Mahasiswa Islam di Eropa yang sedang menggelar pertemuan. Dalam pesannya Ayatullah Khamenei menekankan pentingnya mengenal pembagian front, pemilihan sikap dan kesiapan aktif dalam front kebenaran.

Ayatullah Khamenei, Sabtu (12/3/2022) dalam pesannya untuk pertemuan ke-56 Asosiasi Mahasiswa Islam di Eropa, menyinggung perkembangan politik dan militer terbaru di dunia.

Rahbar menuturkan, "Para mahasiswa yang mulia, peristiwa-peristiwa politik dan militer yang terjadi baru-baru ini adalah pembentuk sebagian dari sekrup sejarah yang anggapan tentang itu sudah hilang."

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menambahkan, "Para intelektual dan kaum terdidik bangsa besar kita, pada fase ini memikul tanggung jawab khusus."

"Pengenalan atas pembagian front, barisan dan pemilihan sikap, tanggung jawab jangka pendek, serta kesiapan untuk terjun aktif dalam pergulatan yang menguntungkan front kebenaran, adalah kewajiban jangka menengah mereka," imbuhnya.

Rahbar menegaskan, "Anda para pemuda mulia dapat meraih keberhasilan gemilang pada dua bagian itu, dan semakin meningkatkan harapan terhadap perhimpunan-perhimpunan yang dihias dengan nama Islam yang penuh berkah."

 

Almarhum Ayatullah Alavi Grogani

 

Rahbar Ucapkan Belasungkawa atas Meninggalnya Ayatullah Alavi Gorgani

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatullah Sayid Ali Khamenei, mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Marja Taklid Syiah Iran, Ayatullah Sayid Mohammad Alavi Gorgani.

Rahbar, Selasa (15/3/2022) menyampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ayatullah Alavi Gorgani, kepada Hauzah Ilmiah Qom, dan seluruh murid, serta pengikut Ayatullah Alavi Gorgani, terutama masyarakat Provinsi Golestan yang menaruh perhatian khusus kepada beliau.

Ayatullah Khamenei juga menyampaikan belasungkawa kepada putra almarhum, Ayatullah Sayid Sajjad Alavi, khususnya keluarga mulia dan putra-putra terhormat beliau.

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran dalam pesannya mengatakan, "Almarhum Ayatullah Alavi Gorgani di berbagai momen Revolusi Islam Iran, dan dalam setiap permasalahan yang dihadapi negara, selalu menunjukkan kesetiaannya di sisi masyarakat dan mendukung pemerintahan Islam, dan selalu memberikan pelayanan berharga yang mendatangkan rahmat Ilahi."

Rahbar juga memohonkan kedudukan yang tinggi untuk almarhum Ayatullah Alavi Gorgani, kepada Allah Swt. Ayatullah Alavi Gorgani, kembali ke haribaan Ilahi pada hari Selasa pukul 15:40 di usia 82 tahun.

 

Presiden Iran, Sayid Ebrahim Raisi

 

Raisi: Barat Terapkan Standar Ganda dalam HAM

Presiden Republik Islam Iran, Sayid Ebrahim Raisi mengkritik sikap diam dan kelambanan para pembela hak asasi manusia dalam menanggapi eksekusi mati puluhan orang yang tidak bersalah di Arab Saudi.

Presiden Republik Islam Iran, Sayid Ebrahim Raisi hari Senin (14/3/2022) mengutuk eksekusi mati orang-orang yang tidak bersalah, dan penerapan standar ganda oleh negara-negara Barat dalam penggunaan konsep hak asasi manusia.

"Sikap pasif dan kelambanan para pembela hak asasi manusia dalam masalah ini sebagai tanda kemunafikan negara-negara Barat yang mengeksploitasi konsep hak asasi manusia untuk keserakahan politik mereka sendiri dan melawan negara-negara merdeka," ujar Raisi.

Presiden Republik Islam Iran menambahkan bahwa organisasi internasional dan media bebas serta lembaga terkait harus menanggapi sikap pasif mereka.

Kementerian Dalam Negeri Saudi pada hari Sabtu mengeksekusi 81 orang dalam satu hari, dan melanjutkan pelanggaran hak asasi manusia di negara itu.

Dari deretan orang-orang yang dieksekusi, termasuk 41 pemuda Syiah Qatif Saudi yang sebelumnya telah ditangkap dan dipenjarakan oleh pemerintah Saudi dengan berbagai dalih.

 

Perundingan Wina

 

Setelah Jeda, Ini Statemen Shamkhani mengenai Kelanjutan Perundingan JCPOA

Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani mengumumkan kelanjutan kehadiran Iran dalam perundingan Wina sampai kesepakatan yang kuat tercapai.

Ali Shamkhani, Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran di akun Twitternya hari Senin (14/3/2022) mengatakan bahwa semua elemen negara, terlepas dari ruang lingkup kerjanya di dalam maupun luar negeri, bekerja hanya untuk mempertahankan dan menjaga kepentingan nasional.

"Kami akan tetap berada dalam pembicaraan Wina sampai tuntutan hukum dan logis kami terpenuhi dan kesepakatan yang kuat tercapai," ujar Shamkhani.

Pembicaraan putaran kedelapan tentang pencabutan sanksi di Wina, yang dimulai pada 8 Februari, memasuki jeda untuk kedua kalinya pada hari Jumat.

Pembicaraan telah berkembang karena inisiatif tim perunding Iran, tetapi keengganan Barat, terutama pemerintahan Joe Biden untuk mengkompensasi tindakan ilegal periode Trump dan kelanjutan kampanye tekanan maksimum terhadap Tehran, telah meragukan keseriusan negara ini untuk mencabut sanksi atas Iran.

Republik Islam Iran, sebagai negara yang bertanggung jawab, telah berulang kali menyatakan bahwa Amerika Serikat adalah pihak yang melanggar perjanjian JCPOA, dan harus kembali ke perjanjian dengan mencabut sanksi serta Tehran memverifikasi pemenuhan kewajibannya.

 

Menlu Iran dan Rusia

 

Menlu Iran Kunjungi Rusia

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran terkait pertemuan dirinya dengan Menlu Rusia mengatakan, Moskow memastikan akan terus bersama Iran hingga dicapainya kesepakatan akhir di Wina.

Hossein Amir Abdollahian, Selasa (15/3/2022) dalam kunjungan ke Rusia, bertemu dengan sejawatnya Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.

 Menlu Iran menuturkan, "Saya melakukan pembicaraan yang konstruktif dengan Menlu Rusia terkait masalah-masalah bilateral, Perundingan Wina, Ukraina, Suriah, Yaman, dan Afghanistan."

Ia menambahkan, "Pihak Rusia kembali meyakinkan kami bahwa mereka akan terus bersama Iran sampai kesepakatan akhir dicapai di Wina."

Menurut Hossein Amir Abdollahian, saat ini lebih dari sebelumnya kesepakatan tergantung pada Amerika Serikat, untuk memberikan jawaban-jawaban yang diperlukan guna mencapai konklusi kesepakatan perundingan.

Dalam konferensi pers bersama dengan Menlu Rusia, Abdollahian menjelaskan bahwa Moskow tidak akan menghalangi dicapainya kesepakatan di Wina.

 

Nano teknologi

 

Iran, Ranking Empat Dunia Bidang Nano Teknologi

Republik Islam Iran menduduki peringkat keempat dunia dalam bidang nano teknologi.

IRNA hari Selasa (15/3/2022) melaporkan, peneliti Iran bertengger di posisi keempat dunia dalam bidang nano teknologi pada tahun 2022 dengan menerbitkan hampir 95.000 artikel di bidang nano teknologi dalam jurnal bergengsi yang terindeks di ISI.

Januari lalu, Sekretaris Jenderal Dewan Inisiatif Teknologi Nano Iran (INIC), Saeed Sarkar mengatakan, "Peringkat dan posisi global Iran di bidang teknologi nano diukur secara kuantitatif. Adapun dalam hal kualitas, Iran termasuk di antara 10 negara teratas dunia dalam bidang teknologi nano".

"Di Iran, kami tidak hanya menerbitkan artikel, tapi juga memiliki sekitar 850 produk yang disetujui di lapangan. Industri dan produk-produk ini telah meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujar profesor Sarkar.

"Bidang konstruksi, kedokteran selama ini banyak dipengaruhi oleh perkembangan produk industri teknologi nano di Iran," tegasnya.

Pada tahun 2001, Iran menduduki peringkat 57 dengan publikasi hanya 10 artikel.

Nano teknologi adalah bidang pengetahuan dan teknologi terapan yang mencakup berbagai aplikasi.

 

Bank Sentral Iran

 

Ekonomi Iran Tumbuh 4.1 Persen

Bank Sentral Iran mengumumkan tingkat pertumbuhan ekonomi negaranya sebesar 4,1 persen.

Bank Sentral Iran dalam sebuah laporan hari Senin (14/3/2022) mengungkapkan bahwa produk domestik bruto negaranya, termasuk minyak dan non-minyak selama sembilan bulan pertama  tahun 1400 Hs mengalami kenaikan 4,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Iran tanpa minyak selama periode ini sebesar 5,8 persen.

Perdagangan luar negeri Iran juga mencapai 90 miliar dolar dalam 11 bulan terakhir, yang menunjukkan pertumbuhan 38 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.(PH)