Rahbar: Sanksi Olahraga Bukti Intervensi Politik Barat
https://parstoday.ir/id/news/iran-i131028-rahbar_sanksi_olahraga_bukti_intervensi_politik_barat
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran memandang sanksi olahraga setelah perang di Ukraina menunjukkan klaim kubu arogan dan pengikutnya tentang prinsip non-intervensi politik dalam olahraga hanya sekedar omong kosong belaka.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Okt 10, 2022 12:04 Asia/Jakarta
  • Rahbar: Sanksi Olahraga Bukti Intervensi Politik Barat

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran memandang sanksi olahraga setelah perang di Ukraina menunjukkan klaim kubu arogan dan pengikutnya tentang prinsip non-intervensi politik dalam olahraga hanya sekedar omong kosong belaka.

Pusat Informasi Kantor Rahbar melaporkan, Ayatullah Uzma Sayid Ali Khamenei dalam pertemuan dengan para peserta Kongres Syuhada Olahraga yang dihadiri keluarga syuhada yang berlangsung pada 11 September 2022 dan dipublikasikan hari ini (Senin,10/10/2022) menegaskan bahwa sanksi olahraga menunjukkan bahwa di manapun kepentingan Barat bisa dipenuhi, maka mereka dengan mudah bisa melewati garis merah yang ditetapkannya sendiri.

Ayatullah Khamenei juga menekankan perlunya menggabungkan kemenangan teknis di lapangan dan nilai kemenangan, dengan mengatakan, "Atlet Iran kehilangan medali karena tidak bersaing dengan atlet rezim Zionis, itu sebenarnya kemenangan karena bertanding berarti pengakuan. Sebab, pengakuan terhadap sebuah rezim perampas, algojo dan pembunuh anak-anak berarti menginjak-injak kemenangan moral dengan mengorbankan kemenangan teknis dan penampilan, yang tidak memiliki nilai sama sekali,".

Rahbar memandang arena olahraga saat ini dipengaruhi oleh spiritualitas syuhada olahraga, dan manifestasi kesalehan dan kepatuhan olahragawan Iran. 

"Kehadiran seorang atlet perempuan di platform kejuaraan mengenakan pakaian Islami hijab dan tidak berjabat tangan dengan laki-laki asing, pemberikan medali kejuaraan kepada keluarga syuhada, menyebut nama para Imam setelah kemenangan, dan keberangkatan delegasi olahraga mengikuti Arbain, menunjukkan fenomena luar biasa dan tak tergantikan di dunia material saat ini yang penuh dengan korupsi, yang harus diperhitungkan untuk memahami kedalaman spiritual dan moral bangsa Iran," ujar Ayatullah Khamenei.

Ayatullah Khamenei juga berpesan kepada para atlet untuk menjaga kehormatan dan martabat diri, bangsa dan negaranya dengan menjaga perilaku mereka di lapangan dan di luar kompetisi. 

"Di masa lalu, arema olahraga kita selalu dihiasi atas nama Tuhan dan para Imam yang agung serta aspek agama dan moral. Tetapi Barat mencoba membawa budaya mereka sendiri bersama dengan olahraga barunya. Sambil belajar dan meningkatkan kemajuan dalam olahraga baru, kita harus menjaga budaya kita sendiri dan tidak membiarkan olahraga menjadi jembatan infiltrasi budaya barat," tegas Rahbar.(PH)