Jubir Kemlu Iran Tanggapi Statemen Bersama Arab-Cina di Riyadh
https://parstoday.ir/id/news/iran-i135182-jubir_kemlu_iran_tanggapi_statemen_bersama_arab_cina_di_riyadh
Juru Bicara Republik Islam Iran mengecam tuduhan yang tidak berdasar dari KTT Dewan Kerja Sama Teluk Persia (P-GCC) bersama Cina, dan menilainya sebagai pengulangan kebijakan yang gagal terhadap Iran.
(last modified 2025-12-14T09:52:47+00:00 )
Des 11, 2022 16:02 Asia/Jakarta
  • Jubir Kemlu Iran Tanggapi Statemen Bersama Arab-Cina di Riyadh

Juru Bicara Republik Islam Iran mengecam tuduhan yang tidak berdasar dari KTT Dewan Kerja Sama Teluk Persia (P-GCC) bersama Cina, dan menilainya sebagai pengulangan kebijakan yang gagal terhadap Iran.

Para pemimpin negara-negara Teluk Persia dan Cina dalam pertemuan di Riyadh baru-baru ini menyerukan solusi damai untuk masalah tiga pulau antara Iran dan UEA dalam pernyataan bersama mereka. Padahal ketiga pulau tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari wilayah Iran.

Sebelumnya, Presiden Cina, Xi Jinping  bersama pejabat tinggi Arab Saudi mengeluarkan pernyataan bersama yang meminta Iran tidak mencampuri urusan internal negara lain.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanani hari Minggu (11/12/2022) menolak pernyataan bersama P-GCC tentang masalah-masalah yang terkait dengan Iran, dengan mengatakan, "Tiga pulau di Teluk Persia (Bu Mousa, Tunb Besar dan Tunb Kecil) adalah bagian integral dari teritorial Iran, dan tidak akan menjadi bagian dari isu negosiasi dengan negara manapun".

 "Republik Islam Iran memandang klaim terhadap pulau -pulau ini sebagai bagian dari pemicu instabilitas yang mengganggu urusan internal dan wilayah teritorial negara ini yang harus dikecam," ujar Kanani

Di bagian lain statemennya, Kanani menyinggung pemanggilan Dubes Cina di Tehran ke kementerian luar neegri Iran, dengan menegaskan bahwa Duta Besar Cina juga menekankan rasa hormat negaranya terhadap integritas teritorial Republik Islam Iran, dan memberikan penjelasan mengenai kunjungan Presiden Cina Xi Jinping ke Riyadh, untuk membantu perdamaian dan stabilitas di kawasan.

Ia juga meminta Dewan Kerja Sama Teluk Persia untuk merevisi pendekatan mereka terhadap masalah regional.

"Iran senantiasa menekankan keamanan regional dan menjaga norma-norma internasional, serta tidak mencampuri urusan negara lain dalam kebijakan politik, maupun teknologi dan pertahanannya," tegas Kanani.(PH)