Dubes Rusia di Tehran: Ukraina Alasan Eropa untuk Memusuhi Iran
Parstoday – Duta Besar Rusia di Iran mengatakan bahwa hubungan Tehran dan Moskow dalam beberapa tahun terakhir telah meningkat ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan perjanjian kemitraan komprehensif strategis telah menyediakan landasan yang kuat bagi kerja sama berkelanjutan ini.
Alexey Dedov, Duta Besar Rusia di Republik Islam Iran, dalam wawancara dengan ISNA yang diterbitkan pada hari Selasa, menekankan sifat multidimensi hubungan Teheran dan Moskow, serta menyebut adanya kemajuan signifikan di bidang politik, energi, transportasi, keuangan-perbankan, dan budaya.
Menurut laporan Parstoday, ia menganggap koridor internasional Utara–Selatan, khususnya penyelesaian jalur kereta api Rasht–Astara, sebagai proyek kunci.
Dedov juga merujuk pada pelaksanaan perjanjian perdagangan bebas Iran dengan Uni Ekonomi Eurasia dan dukungan timbal balik kedua negara dalam isu-isu internasional. Ia mengatakan: Rusia menganggap pengaktifan mekanisme “snapback” sebagai tindakan ilegal, dan dengan membangun infrastruktur pembayaran independen serta jalur logistik alternatif, sedang dilakukan upaya untuk menetralkan dampak sanksi sepihak Barat.
Ia juga menyatakan dukungan terhadap penyelesaian diplomatik program nuklir Iran dan menyebut tindakan Barat tidak konstruktif.
Duta Besar Rusia di Iran, terkait krisis Ukraina, menegaskan: Moskow tetap berpegang pada syarat-syarat yang diumumkan oleh Presiden Rusia “Vladimir Putin” untuk perdamaian yang berkelanjutan, dan tuduhan Barat terhadap Iran dalam hal ini hanyalah dalih untuk menekan Teheran serta membatasi kerja samanya dengan Moskow. (MF)