Menlu Iran dan Arab Saudi Tandatangani Pernyataan Bersama, Ini Isinya
Menteri luar negeri Iran dan Arab Saudi sepakat untuk membuka kembali kedutaan kedua negara, dan menegaskan kesiapan mereka untuk menghilangkan hambatan yang dihadapi untuk perluasan kerja sama bilateral.
Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amirabdollahian dan sejawatnya dari Arab Saudi, Faisal bin Farhan hari Kamis (6/4/2023) menggelar pertemuan resmi di Beijing setelah tujuh tahun hubungan bilateral terhenti.
Usai pertemuan ini, menteri luar negeri Iran dan Arab Saudi menandatangani pernyataan bersama dengan kehadiran menteri luar negeri Cina.
Dalam pernyataan bersama tersebut, kedua pihak menekankan pentingnya dialog mengenai cara memperluas hubungan bilateral dan mengaktifkan perjanjian kerja sama keamanan antara kedua negara, yang ditandatangani tanggal 17 April 2001.
Selain itu, kesepakatan umum di bidang kerja sama ekonomi, perdagangan, investasi, teknologi, ilmu pengetahuan, budaya, olahraga dan pemuda, yang ditandatangani pada tanggal 27 Mei 1998.
Para menteri luar negeri Iran dan Arab Saudi sepakat untuk membuka kembali kedutaan kedua negara di Riyadh dan Tehran serta konsulat kedua negara tersebut di Jeddah dan Mashhad.
Berdasarkan pernyataan bersama ini, kedua belah pihak juga sepakat untuk membuat pengaturan yang diperlukan antara delegasi teknis untuk mengkaji cara memperluas kerja sama antara kedua negara, termasuk dimulainya kembali penerbangan dan perjalanan bersama delegasi resmi dan sektor swasta, memfasilitasi pemberian visa bagi warga kedua negara, termasuk visa umrah.
Menteri luar negeri Iran dan Arab Saudi juga mengumumkan kesiapannya untuk menghilangkan semua hambatan dalam perluasan kerja sama kedua negara, dan sepakat untuk bekerja sama dalam bidang apa pun yang dapat menjamin keamanan dan stabilitas kawasan serta mewujudkan kepentingan bangsa dan negara masing-masing.(PH)