Kanani: Kejahatan di Gaza Sibak Topeng Rezim Zionis dan AS
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanani menilai kejahatan biadab yang dilakukan rezim Zionis di Gaza selama 22 hari terakhir menyibak topeng rezim Zionis, dan Amerika Serikat yang selama mendukungnya.
Jubir Kemenlu Iran, Nasser Kanani di laman X pada Sabtu (28/10/2023) malam menulis, "Kejahatan mengerikan dan tidak manusiawi yang dilakukan rezim Zionis dalam membunuh anak-anak terhadap bangsa Palestina yang tertindas di Gaza setelah kekalahan yang tidak dapat diperbaiki pada tanggal 7 Oktober, membuat mata hati nurani manusia di seluruh dunia terbuka,".
"Tentu saja, dalam tragedi genosida yang sedang berlangsung di Gaza, semua jalan bagi rezim Zionis dan pendukungnya berakhir dengan kegagalan," ujar Kanani.
"Mitos tentara rezim Zionis yang tak terkalahkan telah runtuh tidak hanya di mata dunia, tetapi juga di mata warga Zionis," tegasnya.
Sebelumnya, rezim Zionis menolak permintaan PBB untuk gencatan senjata di Gaza, dan menuduh 120 negara yang mendukung resolusi ini menyebarkan kebencian.
Menurut kantor berita resmi Palestina, Majelis Umum PBB Jumat malam mengeluarkan resolusi mengenai Gaza dan menyerukan gencatan senjata kemanusiaan segera dan abadi.
Sebanyak 120 negara mendukung resolusi ini, dan 14 negara menentangnya dan 45 negara abstain.
Setelah kelompok hak asasi manusia Amnesti Internasional menyerukan gencatan senjata segera di Gaza, rezim Zionis menyebut pernyataan organisasi tersebut bias, karena kritik terhadap tindakan brutalnya di Jalur Gaza.(PH)