21 Operasi Hizbullah dalam Sehari, 13 Tentara Zionis Terluka
-
Serangan rudal Hizbullah
Pars Today - Gerakan Hizbullah, dalam sebuah pernyataan, mengumumkan telah melancarkan 21 operasi militer terhadap konsentrasi pasukan, peralatan perang, dan pusat komando tentara Zionis di front selatan Lebanon.
Dilansir Pars Today, 12 Mei 2026, Hizbullah melancarkan operasi gabungan sebagai respons atas agresi dan pelanggaran gencatan senjata oleh rezim Zionis. Menurut Kementerian Kesehatan rezim Zionis, 13 orang dilaporkan terluka dalam serangan itu.
Hizbullah merinci bahwa mereka menargetkan konsentrasi tentara Zionis di Tayr Harfa, Rashaf, Deir Siryan, Al-Bayyadah, dan Naqoura menggunakan drone.
Kelompok itu juga mengumumkan bahwa mereka menargetkan dua kendaraan teknik, dua buldoser D9, satu kendaraan Humvee, dan satu tank Merkava di wilayah Al-Bayyadah, Tayr Harfa, Naqoura, dan Rashaf menggunakan drone dan rudal berpemandu.
Hizbullah juga melaporkan telah menyerang konsentrasi pasukan Zionis di Wadi al-Uyun, Sarbein, Rashaf, Al-Bayyadah dan jalan Naqoura dengan roket dan peluru artileri.
Ketegangan di Lebanon selatan tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Pelanggaran terus terjadi, perlawanan tidak tinggal diam. Dengan puluhan operasi yang diklaim dan korban berjatuhan di pihak Zionis, situasi di perbatatan tetap berbahaya dan tidak stabil.
21 operasi dalam 24 jam. Dua D9 hancur. Satu Merkava babak belur. Tiga belas tentara Zionis dilarikan ke rumah sakit. Hizbullah tidak sedang mengirim peringatan. Mereka sedang menghitung pelanggaran Zionis, satu per satu, dengan rudal.(Sail)