Bandar Abbas: Jalur Akses Utama Uzbekistan ke Perairan Bebas
Pars Today – Bandar Abbas, di selatan Iran, telah menjadi titik tumpu utama bagi Uzbekistan untuk mengakses pasar global, dan kerja sama ekonomi Iran–Uzbekistan kini meningkat dari sekadar perdagangan sederhana menjadi kemitraan logistik serta investasi berkelanjutan.
Volume perdagangan bilateral Iran dan Uzbekistan dalam lima tahun terakhir naik dari 250 juta dolar menjadi hampir 500 juta dolar, dengan target ambisius mencapai 2 miliar dolar.
Menurut laporan Pars Today, lebih dari 250 perusahaan Iran telah memulai atau memperluas aktivitas mereka di Uzbekistan. Perjanjian perdagangan bebas Iran dengan Uni Ekonomi Eurasia juga menurunkan tarif dan memungkinkan pertukaran 10 jenis komoditas tanpa bea masuk. Pembebasan biaya untuk truk pengangkut menekan ongkos logistik, sementara Koridor Utara–Selatan yang memanfaatkan Bandar Abbas menyediakan jalur multimoda yang berkelanjutan bagi Uzbekistan yang terkurung daratan.
Forum bisnis terbaru serta peta jalan dua tahun Komisi Bersama Kerja Sama Ekonomi Iran–Uzbekistan semakin memperkuat peluang proyek bersama di sektor pertanian, konstruksi, dan industri makanan.
Pengaktifan Jalur Kereta Api Baru Belarus–Iran dalam Koridor Utara–Selatan
Jalur kereta api kontainer baru yang menghubungkan Belarus–Rusia–Kazakhstan–Turkmenistan–Iran akan segera diaktifkan dan diperkirakan memangkas waktu transit barang menjadi sekitar dua minggu.
Rute ini, dalam kerangka Koridor Utara–Selatan, menawarkan opsi yang cepat dan andal, memperluas diversifikasi ekspor Belarus, serta memperkuat hubungan dengan pasar Asia Barat, khususnya Iran.
Kementerian Jalan dan Pembangunan Perkotaan Iran juga telah menyatakan kesiapan Tehran untuk memperluas kerja sama transit dengan Minsk. Koridor Utara–Selatan menghubungkan Iran melalui jalur Kaukasus, Asia Tengah, dan Laut Kaspia ke Eropa dan Rusia, sehingga memainkan peran penting dalam perdagangan regional. (MF)