IRGC: Plot Besar Amerika-Zionis Melawan Iran Gagal
Badan Intelijen Korps Garda Revolusi Islam memandang insiden teroris Januari sebagai bagian dari plot besar Amerika-Zionis untuk menghancurkan identitas dan integritas geografis Iran, yang berhasil digagalkan berkat upaya pasukan keamanan dan dukungan rakyat.
Tehran, Parstoday, Badan Intelijen Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengeluarkan pernyataan ketiganya pada hari Jumat, yang mengucapkan selamat mamasuki bulan Syaban kepada keluarga syuhada serangan teroris Amerika-Zionis baru-baru ini terhadap Iran dan mengumumkan pakta mengenai peristiwa tragis pertempuran melawan musuh jahat.
Pernyataan No. 3 dari Badan Intelijen Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengenai aksi teroris Amerika-Zionis pada 19 Januari adalah sebagai berikut:
Insiden teroris ini direncanakan sebagai kelanjutan dari Perang 12 Hari dan dilakukan secara tergesa-gesa karena kegagalan strategis rezim hegemonik. Bagian dari rencana induk Amerika-Zionis yang digagalkan oleh kesiapan lembaga keamanan dan penegak hukum serta kewaspadaan rakyat Iran yang tercinta, dan ruang komando musuh dibentuk untuk melakukan aksi teroris di Iran dari 10 badan intelijen yang bermusuhan segera setelah Perang 12 Hari.
Tinjauan terhadap dokumen dan informasi yang diperoleh dari ruang komando ini menunjukkan bahwa "kekacauan internal, intervensi militer, dan pergerakan kelompok" adalah aspek-aspek operasi mereka untuk menciptakan momen ancaman eksistensial terhadap Iran. Oleh karena itu, Badan Intelijen IRGC telah memasukkan intervensi kognitif dan serangkaian operasi intelijen ke dalam agenda untuk mencegah dan mengelola intensitas, kedalaman, dan cakupan ancaman serta kemungkinan kekacauan. Dalam hal ini, dari tanggal 26 Juni 2025 hingga awal Januari 2026, pelaksanaan rencana operasional untuk konfrontasi terarah dengan dua aspek "kekacauan internal" dan "pergerakan kelompok" telah dimulai.(PH)