Sinema Iran di Malaysia Jadi Platform Dialog Budaya
https://parstoday.ir/id/news/iran-i184724-sinema_iran_di_malaysia_jadi_platform_dialog_budaya
Pars Today - Penasihat Kebudayaan Republik Islam Iran di Malaysia mengatakan, "Festival Film Iran Keempat di Malaysia telah menjadi platform yang efektif untuk dialog budaya antara kedua negara dan memainkan peran penting dalam memperkuat interaksi artistik dan budaya antara Iran dan Malaysia."
(last modified 2026-04-05T23:44:38+00:00 )
Jan 28, 2026 11:30 Asia/Jakarta
  • Malaysia menyambut sinema Iran
    Malaysia menyambut sinema Iran

Pars Today - Penasihat Kebudayaan Republik Islam Iran di Malaysia mengatakan, "Festival Film Iran Keempat di Malaysia telah menjadi platform yang efektif untuk dialog budaya antara kedua negara dan memainkan peran penting dalam memperkuat interaksi artistik dan budaya antara Iran dan Malaysia."

Mengacu pada penyelenggaraan festival di empat lokasi di Malaysia, termasuk negara bagian Sabah, Johor, dan dua lokasi di Kuala Lumpur, Habib Reza Arzani, Atase Kebudayaan Iran di Malaysia menganggap ini sebagai tanda meningkatnya penerimaan sinema Iran oleh penonton Malaysia.

Habib Reza Arzani mengatakan, "Festival Film Iran di empat daerah Malaysia telah menjadi platform yang efektif untuk dialog budaya antara kedua negara dan memainkan peran penting dalam memperkuat interaksi artistik dan budaya antara Iran dan Malaysia."

Sambil mengapresiasi lembaga-lembaga mitra, Arzani menyebut Perusahaan Pengembangan Film Nasional Malaysia (FINAS) dan Jaringan Bioskop GSC sebagai sponsor utama acara itu.

Atase Kebudayaan Iran di Malaysia juga mengumumkan pembentukan komite ilmiah-sinematik gabungan Iran-Malaysia dan mengatakanm "Komite ini dibentuk dengan tujuan untuk memperluas kerja sama profesional dan akademis di bidang perfilman."

Mengacu pada status internasional perfilman Iran, Arzani menyatakan, "Perfilman Iran, yang berfokus pada konsep kemanusiaan dan moral, telah memiliki kehadiran yang efektif di festival-festival internasional bergengsi."

Ia menganggap kehadiran sutradara Iran Majid Majidi sebagai salah satu sorotan edisi festival ini, dan menambahkan, "Karya-karya sutradara film terkemuka ini, termasuk Children of Heaven dan The Color of Paradise, mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual dalam bahasa universal.

Menurut Arzani, acara pembukaan festival akan diadakan bersamaan dengan pertengahan Sya'ban pada tanggal 3 Februari 2025, dan pemutaran film akan berlanjut dari tanggal 6 hingga 8 Februari 2025. Lokakarya pelatihan khusus dengan kehadiran Profesor Majid Majidi juga akan diadakan di sela-sela acara ini.

Dia menyimpulkan dengan mengumumkan, Selama edisi festival ini, film-film Iran Ahmad, Bide Majnoon, Sarzamine Roya, Natur Dasht, Aseman Gharb, dan Eshk Teoor akan diputar untuk penonton Malaysia.(sl)