Peninggalan Elam di Kermansyah Butuh Penggalian Lanjutan
-
Peninggalan Elam di Kermanshah
ParsToday – Seorang arkeolog menyatakan identifikasi peninggalan yang diduga berasal dari periode Elam Tengah di Kermansyah hanya dapat dipastikan melalui penggalian sistematis dan kajian ilmiah.
Melaporkan dari IRNA, ParsToday pada Rabu, 18 Februari 2026, Morteza Geravand, Kepala Situs Nasional Kuil Anahita, menanggapi kembali merebaknya klaim penemuan peninggalan yang diduga berasal dari periode Elam Tengah di timur Provinsi Kermansyah dan Kota Sahneh, Iran barat.
Ia mengatakan identifikasi situs-situs ini bermula pada awal 2000-an. Untuk menentukan identitas budayanya secara pasti, diperlukan penggalian stratigrafi dan studi laboratorium.
Geravand merujuk pada survei lapangan yang dilakukan di Dataran Chamchamal dan menambahkan bahwa dalam program tersebut, "Bukit Arkeologi Mirza Vali" teridentifikasi. Berdasarkan temuan permukaan, terutama tembikar yang disebut "dasar kancing", kemungkinan peninggalan ini berasal dari periode Elam Tengah mengemuka. Kepala Situs Nasional Kuil Anahita menegaskan bahwa dalam survei yang sama di Kabupaten Harsin dan Sahneh, juga teramati situs-situs dengan jenis tembikar serupa.
Arkeolog ini menyatakan bahwa tembikar dasar kancing merupakan salah satu ciri budaya Elam Tengah. Namun, karena kemiripan antara tembikar Elam dan Kasit, sejumlah peneliti memperkirakan peninggalan ini mungkin terkait periode Kasit. Menurutnya, survei permukaan tidak cukup untuk mengaitkan secara pasti sebuah situs dengan periode tertentu; diperlukan penggalian ilmiah.
Pentingnya Pelestarian Situs Arkeologi Zagros
Kepala Situs Nasional Kuil Anahita di Kangavar, dengan menekankan nilai ilmiah identifikasi situs-situs di Zagros Tengah ini, mengatakan dalam kondisi saat ini, penetapan batas dan perlindungannya harus menjadi prioritas.
Ia menambahkan langkah ini dapat membantu pemahaman lebih akurat tentang jejaring hubungan budaya antara Zagros Tengah, Mesopotamia, serta wilayah selatan dan barat daya Iran pada periode-periode bersejarah.
Geravand menegaskan bahwa sekadar identifikasi situs-situs ini adalah peristiwa positif dan menjanjikan yang menunjukkan ikatan budaya dan historis wilayah Kermansyah dengan lingkungan peradaban sekitarnya. Hal ini dapat membuka cakrawala baru dalam kajian sejarah kuno Iran.
Ia menekankan hanya melalui penggalian sistematis dan analisis khusus, karakter budaya peninggalan ini dapat ditentukan secara terdokumentasi.(sl)