Atlet Iran Pecahkan Rekor Dunia Clean & Jerk, Raih Emas di Asian Championship
https://parstoday.ir/id/news/iran-i190084-atlet_iran_pecahkan_rekor_dunia_clean_jerk_raih_emas_di_asian_championship
Pars Today - Alireza Yousefi, atlet angkat besi Iran di kelas +110 kg, tidak hanya memecahkan rekor dunia untuk clean & jerk, tetapi juga meraih medali perunggu untuk snatch (angkat), emas untuk clean & jerk, dan perak untuk total angkatan di Kejuaraan Asia.
(last modified 2026-05-18T06:44:08+00:00 )
May 18, 2026 13:41 Asia/Jakarta
  • Alireza Yousefi, atlet angkat besi Iran di kelas +110 kg
    Alireza Yousefi, atlet angkat besi Iran di kelas +110 kg

Pars Today - Alireza Yousefi, atlet angkat besi Iran di kelas +110 kg, tidak hanya memecahkan rekor dunia untuk clean & jerk, tetapi juga meraih medali perunggu untuk snatch (angkat), emas untuk clean & jerk, dan perak untuk total angkatan di Kejuaraan Asia.

Dilansir Pars Today, 17 Mei 2026, kejuaraan angkat besi Asia berlangsung dari 11 hingga 17 Mei 2026 di Gandhinagar, Gujarat, India.

Tim nasional angkat besi Iran mengirim dua wakil: Alireza Nasiri di kelas 110 kg dan Alireza Yousefi di kelas +110 kg.

Yousefi, di kelas +110 kg, berhasil mengangkat 177 kg dan 184 kg di snatch, tetapi gagal pada 189 kg. Ia finis dengan medali perunggu di sektor ini.

Namun, bintang super kelas super berat ini tampil memukau di clean & jerk. Setelah berhasil mengangkat 248 kg pada percobaan pertama, ia gagal pada 261 kg di percobaan kedua, tetapi berhasil menyelesaikannya di percobaan ketiga. Ia meraih medali emas, memecahkan rekor dunia.

Di total angkatan, Yousefi finis dengan rekor 445 kg (snatch 184 kg, clean & jerk 261 kg), meraih medali perak.

Indonesia dapat merebut perak di voli, tetapi Iran mencatatkan sejarah di nomor super berat angkat besi. 261 kg, angkat beban yang membuat dunia olahraga bergidik. Yousefi tidak sekadar menang; ia mendefinisikan ulang batas kekuatan manusia.

Di kelas super berat, yang menentukan bukan hanya siapa yang terkuat, tetapi siapa yang tidak takut pada angkatannya sendiri. Yousefi jatuh di 261 kg pada percobaan kedua. Namun ia bangkit. Dan ia menyelesaikannya. Itulah perbedaan antara sekadar kuat dan benar-benar tak terkalahkan. Panggung Asia adalah miliknya. Selanjutnya? Dunia.(Sail)