Iran kepada AS dan Eropa: Berhenti Lindungi Israel dari Akuntabilitas
-
Duta Besar Iran untuk Kantor PBB di Jenewa Ali Bahraini
Pars Today - Duta Besar Iran untuk Kantor PBB di Jenewa menegaskan, "Negara-negara yang mengklaim sebagai pelopor pembelaan HAM harus mengakhiri perlindungan terhadap rezim Zionis.
Melansir Pars Today yang mengutip IRIB, Rabu, 30 September 2026, Ali Bahraini Selasa (29/9) malam dalam sidang ke-63 Dewan Hak Asasi Manusia PBB mengatakan, :Kami mencermati laporan baru Kantor HAM PBB tentang perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam aktivitas terkait pemukiman Zionis di Palestina, tetapi meminta pertanggungjawaban para penjahat tidak boleh hanya berhenti pada dokumentasi."
Duta Besar dan Wakil Tetap Republik Islam Iran untuk Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa dan organisasi internasional lainnya di Jenewa, dengan menekankan bahwa mesin genosida Israel belum berhenti, menggambarkan situasi rakyat Palestina sebagai salah satu manifestasi paling malapetaka dari penindasan rasial di dunia saat ini.
Dubes Iran dengan merujuk pada situasi perempuan dan anak-anak Palestina, menilai kebijakan yang diterapkan terhadap warga Palestina sebagai contoh diskriminasi sistematis dan apartheid dan menegaskan, "Individu-individu yang berpartisipasi dalam 'struktur kriminal' ini dan didukung oleh rezim Israel, harus bertanggung jawab atas tindakan mereka."
Ia menambahkan, "Amerika dan sejumlah negara Eropa harus berhenti memberikan dukungan dan kekebalan kepada rezim Israel dan membiarkan mekanisme akuntabilitas dijalankan tanpa menerapkan standar ganda."
"Ali Bahraini, Duta Besar dan Wakil Tetap Iran untuk Kantor PBB di Jenewa, dalam sidang ke-63 Dewan HAM PBB menyatakan pemerintah-pemerintah yang mengklaim sebagai pelopor HAM harus mengakhiri perlindungan terhadap rezim Zionis. Ia mencermati laporan baru Kantor HAM PBB tentang perusahaan yang terlibat aktivitas pemukiman Zionis, tetapi menegaskan akuntabilitas tidak boleh hanya berupa dokumentasi."(Sail)