Iran Sambut Gencatan Senjata di Suriah
https://parstoday.ir/id/news/iran-i20314-iran_sambut_gencatan_senjata_di_suriah
Deputi Kementerian Luar Negeri Iran urusan Arab dan Afrika mengatakan, Republik Islam Iran menyambut gencatan senjata terbaru di Suriah.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Sep 12, 2016 10:48 Asia/Jakarta
  • Suriah
    Suriah

Deputi Kementerian Luar Negeri Iran urusan Arab dan Afrika mengatakan, Republik Islam Iran menyambut gencatan senjata terbaru di Suriah.

IRNA (11/9) melaporkan, Sadeq Hossein Jaberi Ansari, Deputi Kemenlu Iran untuk urusan Arab dan Afrika, Ahad (11/9) menuturkan, Iran menyambut segala bentuk gencatan senjata dan program-program perdamaian yang bisa mengakhiri tragedi kemanusiaan di Suriah atau menguranginya, dan menjamin solusi politik Suriah dengan merujuk kepada suara rakyat negara itu.

Jaberi Ansari juga menyinggung kesepakatan terbaru Rusia dan Amerika Serikat terkait krisis Suriah dan mengatakan, segala bentuk kesepakatan dan solusi krisis Suriah harus berlandaskan tiga dimensi, kemanusiaan, keamanan dan politik.

Ia menambahkan, krisis Suriah dari satu sisi adalah masalah keamanan, pasalnya kelompok-kelompok teroris telah merusak keamanan Suriah, kawasan dan dunia.

Menurut Deputi Kemenlu Iran itu, sisi lainnya adalah masalah politik. katanya ada desakan-desakan dari sebagian kalangan kepada masyarakat Suriah untuk perubahan, dan ini harus diperhatikan dalam setiap solusi yang diajukan dalam menyelesaikan krisis di negara itu.

Tehran, ungkapnya, melakukan banyak negosiasi dengan Turki sejak pecahnya krisis Suriah sampai sekarang. Turki adalah tetangga besar dan penting bagi Iran, dan memiliki perbatasan-perbatasan panjang dengan Suriah, oleh karena itu sikap Ankara berpengaruh pada transformasi Suriah. 

Jaberi Ansari menegaskan, kebijakan Iran sejak awal krisis Suriah bertumpu pada upaya untuk mewujudkan dan menyiapkan peluang sinergi Iran-Turki dalam menyelesaikan krisis Suriah.

Deputi Kemenlu Iran berharap, setelah lima tahun krisis Suriah dan jelasnya sikap Iran yang menolak langkah-langkah militer untuk menyelesaikan krisis tersebut, telah membuka peluang dilakukannya gerakan-gerakan positif di level kawasan dan dunia terkait penyelesaian politik krisis Suriah. (HS)